ilustrasi(Antara)
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.031 personel campuran untuk mengamankan tindakan unjuk rasa nan digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berbareng sejumlah komponen masyarakat di area Gambir, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold EP Hutagalung, menyatakan pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis serta tetap menghormati kewenangan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
“Kami datang untuk melayani masyarakat nan menyampaikan aspirasi secara ahli dan sesuai aturan,” ujarnya.
Personel nan dikerahkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres, hingga jejeran Polsek guna memastikan jalannya tindakan berjalan kondusif dan tertib.
Aksi tersebut digelar oleh BEM UI sebagai corak solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus nan menjadi korban penyiraman air keras.
Dalam seruannya melalui media sosial, BEM UI menyatakan support terhadap upaya koalisi masyarakat sipil nan tengah mengusulkan uji materiil Undang-Undang TNI, khususnya Pasal 47, ke Mahkamah Konstitusi.
Sebagai bagian dari tindakan tersebut, mahasiswa berencana mengawal proses gugatan dengan menggelar demonstrasi di sekitar area Mahkamah Konstitusi. Pengamanan dilakukan untuk memastikan aktivitas penyampaian aspirasi tetap melangkah tertib, sekaligus menjaga situasi keamanan di pusat pemerintahan tetap kondusif. (Ant/E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·