
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
PERFORMA pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, di panggung Moto3 musim 2026 betul-betul mencuri perhatian pencinta balap motor dunia. Tampil impresif dan konsisten di barisan depan, Veda membuktikan pembalap tanah air bisa bersaing sengit dengan talenta-talenta terbaik dari Eropa dan Amerika.
Keberhasilan Veda menggila di lintasan sirkuit musim ini tidak terjadi begitu saja. Ada perpaduan kerja keras, penyesuaian nan cepat, serta support matang di belakang layar.
Berikut 3 Kunci Sukses Veda Ega Pratama Menggila di Moto3 2026:
1. Adaptasi Cepat dengan Karakter Motor Moto3
Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
Transisi dari motor nan dia gunakan di arena junior (seperti Asia Talent Cup alias Red Bull Rookies Cup) ke motor spesifikasi Moto3 menuntut penyesuaian nan tidak mudah. Kunci utama Veda terletak pada kemampuannya memahami karakter sasis dan mesin Moto3 nan lebih garang dengan sangat sigap sejak tes pramusim, sehingga dia bisa langsung kompetitif sejak seri-seri awal.
2. Kematangan Mental
Bermain di level kejuaraan bumi berfaedah kudu siap menghadapi tekanan mental nan luar biasa besar. Veda menunjukkan kedewasaan bertanding nan melampaui usianya.
Veda tetap tenang saat melakukan tindakan saling salip (overtaking) di tikungan-tikungan krusial dan tidak mudah panik ketika posisinya sempat melorot ke belakang.
Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
3. Strategi Balap nan Cerdas Bersama Tim
Moto3 terkenal dengan balapan golongan di mana jarak antar pembalap sangat rapat hingga lap terakhir. Veda dan tim mekaniknya sukses membangun komunikasi nan solid.
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·