Surabaya, CNN Indonesia --
Sebanyak 31 visitor asal Surabaya nan sempat menjadi korban pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang, sekarang resmi menjalani rehabilitasi.
Keputusan ini diambil setelah hasil tes urine menunjukkan puluhan visitor tersebut positif mengonsumsi narkotika jenis ganja dan sabu.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengungkapkan para visitor tersebut sekarang berada di bawah penanganan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berkoordinasi dengan BNN Jawa Timur untuk proses asesmen dan hasilnya 31 orang itu diputuskan melaksanakan rehabilitasi di beberapa tempat dengan lama satu sampai dengan tiga bulan," ujar Taat di Mapolres Malang, Sabtu (9/5).
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, polisi merinci jenis kandungan narkoba nan dikonsumsi oleh ke-31 visitor tersebut, 21 orang positif mengonsumsi ganja, 6 orang positif mengonsumsi sabu, 4 orang positif mengonsumsi kombinasi ganja dan sabu.
Para visitor nan terindikasi menggunakan narkotika tersebut kebanyakan merupakan pemuda dengan rentang usia antara 18 hingga 28 tahun.
Taat mengatakan temuan ini terungkap saat Satreskrim Polres Malang melakukan penyelidikan atas dugaan pengeroyokan dan perusakan nan menimpa rombongan tersebut pada Selasa (5/5) awal hari.
Dari total 72 orang dalam rombongan, polisi mencium kejanggalan saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Taat menjelaskan, pihaknya menemukan sejumlah peralatan bukti berupa kardus dan botol minuman keras di letak aktivitas para wisatawan.
"Kami berinisiatif melakukan pemeriksaan (tes) urine dan rupanya mendapati ada 31 orang terkonfirmasi mengonsumsi narkoba," ucapnya.
Kasus ini bermulai ketika rombongan visitor Surabaya tersebut terlibat gesekan dengan penduduk lokal. Aksi pengeroyokan diduga dipicu oleh aktivitas para visitor nan menyanyikan lagu dengan lirik nan dianggap provokatif.
Hingga saat ini, Polres Malang telah menetapkan empat orang tersangka berinisial A, Z, Y, dan M mengenai tindakan kekerasan tersebut. Meski proses norma pengeroyokan tetap berjalan, 31 korban nan positif narkoba kudu menjalani pembinaan ketergantungan obat di lembaga rehabilitasi.
(frd/sfr)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·