4 Cara Mengecek NPWP Online 2026 dengan Mudah!

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

cara mengecek npwp online – Cara mengecek NPWP online sekarang jauh jadi lebih praktis dibanding dulu. Nggak perlu antre lama alias datang langsung ke instansi pajak hanya untuk memastikan nomor NPWP tetap aktif alias info perpajakan sudah benar.

Apalagi di era serba digital seperti sekarang, urusan manajemen memang dituntut serba sigap dan mudah diakses. Mulai dari kebutuhan kerja, bisnis, sampai manajemen keuangan, NPWP sering kali menjadi arsip krusial nan perlu dicek secara berkala.

Nah, agar nggak bingung alias salah langkah, yuk pahami langkah mengecek NPWP online dengan mudah dan sigap berikut ini, Grameds!

Mengapa Penting Mengecek Status NPWP Secara Berkala?

Pahami bahwa status NPWP bisa berubah seiring waktu. Oleh lantaran itu, Anda perlu melakukan pengecekan secara berkala agar info perpajakan tetap sesuai dengan kondisi terbaru.

  • Mengetahui Status Aktif alias Non-Efektif (NE): Dengan pengecekan status NPWP ini, Anda bisa mengetahui apakah tetap wajib untuk melaporkan SPT alias tidak.
  • Memastikan Kelancaran Pelaporan SPT Tahunan:  Status NPWP nan jelas membikin proses pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan tanpa hambatan dan tepat waktu.
  • Menghindari Kesalahan Data Perpajakan:  Perubahan info seperti pekerjaan alias alamat dapat memengaruhi status NPWP. Untuk itu, Anda perlu mengecek rutin untuk menjaga keakuratan info perpajakan.

Dokumen nan Harus Disiapkan Sebelum Cek NPWP Online

Sebelum mulai melakukan pengecekan NPWP secara online, ada beberapa info krusial nan sebaiknya Anda siapkan terlebih dahulu, seperti NIK, nomor KK, dan alamat email yang terdaftar.

  • NIK pada KTP: Nomor Induk Kependudukan (NIK) ini dipakai untuk mencocokkan identitas wajib pajak dalam database Direktorat Jenderal Pajak.
  • Nomor Kartu Keluarga (KK): Nomor KK biasanya digunakan sebagai info pendukung dalam proses verifikasi identitas untuk memastikan info nan dimasukkan benar.
  • Alamat Email nan Terdaftar: Pastikan siapkan email nan terdaftar di sistem pajak untuk kebutuhan proses verifikasi tambahan alias pengiriman notifikasi.

Cara Mengecek NPWP Online Paling Mudah

Saat ini Direktorat Jenderal Pajak telah menyediakan beberapa metode digital untuk membantu masyarakat memeriksa info NPWP.

Berikut beberapa metode nan bisa Anda lakukan untuk mengecek NPWP secara online:

Cara Mengecek NPWP Online Melalui Website e-Reg Pajak

Salah satu metode nan paling mudah dilakukan adalah melalui laman e-Reg Pajak. Layanan ini memungkinkan Anda mengecek NPWP tanpa perlu membikin akun atau login terlebih dahulu.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Buka Website e-Reg Pajak

Akses laman resmi di https://ereg.pajak.go.id/ceknpwp melalui browser di ponsel alias komputer.

2. Pilih Kategori Wajib Pajak

Setelah laman terbuka, pilih kategori Wajib Pajak Orang Pribadi sesuai dengan info nan mau dicek.

3. Masukkan Data Identitas

Isi kolom NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) sesuai info kependudukan kamu.

4. Isi Kode Captcha

Masukkan kode captcha yang muncul pada layar untuk memastikan proses pengecekan dilakukan oleh pengguna asli.

5. Klik Tombol Cari

Setelah semua info diisi dengan benar, klik Cari dan sistem bakal menampilkan nomor NPWP, nama wajib pajak, KPP pratama terdaftar, serta status aktif alias tidak.

Cara Mengecek NPWP Online Melalui Aplikasi M-Pajak

Selain website, Anda juga bisa menggunakan aplikasi resmi Direktorat Jenderal Pajak ialah M-Pajak. Aplikasi ini memudahkan pengguna mengakses beragam jasa pajak langsung dari handphone.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Unduh Aplikasi M-Pajak

Download-lah aplikasi M-Pajak melalui Google Play Store alias App Store di handphone kamu.

2. Buka Aplikasi dan Pilih Menu Cek NPWP

Setelah aplikasi terbuka, pilih menu nan berangkaian dengan pengecekan NPWP alias profil wajib pajak.

3. Masukkan NIK alias NPWP

Isi info identitas nan diminta untuk memandang info wajib pajak nan terdaftar di sistem tersebut.

4. Lihat Hasil Pengecekan

Sistem bakal menampilkan info wajib pajakmu, termasuk nomor NPWP dan info lainnya.

Cara Mengecek NPWP Online Melalui Portal Coretax

Pemerintah juga memperkenalkan sistem manajemen pajak terbaru berjulukan Coretax. Sistem ini menjadi bagian dari modernisasi jasa perpajakan di Indonesia.

Gunakan metode ini untuk mengecek NPWP Coretax dan memvalidasi NPWP 16 digit nan menjadi standar terbaru.

Mari ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Akses Website Coretax

Buka halaman https://coretax.pajak.go.id melalui browser.

2. Login ke Akun Pajak

Masukkan akun nan telah terdaftar untuk mengakses dashboard jasa perpajakan.

3. Buka Menu Portal Saya dan Pilih Profil Saya

Setelah masuk, pilih menu Portal Saya nan berisi beragam info akun. Pada menu profil, Anda dapat memandang nomor NPWP serta info perpajakan lainnya.

Cara Mengecek NPWP Online dengan Memindai QR Code

Selain melalui website dan aplikasi, Anda juga bisa mengecek NPWP dengan memindai QR Code pada kartu NPWP. Metode ini biasanya digunakan untuk verifikasi info secara cepat.

Mari ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

1. Buka Aplikasi Pemindai QR dan Arahkan Kamera dengan Tepat

Gunakan aplikasi scanner QR Code nan tersedia di ponsel dan arahkan kameramu ke aran QR Code nan terdapat pada kartu NPWP bentuk alias digital.

2. Akses Halaman Verifikasi

Setelah dipindai, sistem bakal mengarahkanmu ke laman verifikasi pajak untuk memandang info NPWP.

Cara Mengecek NPWP Online dengan Saluran Bantuan Resmi

Jika info NPWP tidak ditemukan alias sistem online mengalami gangguan, Anda juga bisa menghubungi jasa support resmi.

Beberapa saluran nan tersedia antara lain:

  • Kring Pajak 1500200
  • Live Chat di Pajak.go.id
  • Email jasa resmi Direktorat Jenderal Pajak

Saluran ini biasanya digunakan ketika terjadi masalah seperti data NIK tidak sinkron, kesalahan sistem, alias hambatan akses jasa online.

Cara Mengecek NPWP Jika Lupa EFIN atau Password

Dalam beberapa kasus, wajib pajak tidak dapat mengakses akun pajak lantaran lupa EFIN alias password. Kondisi ini cukup sering terjadi, terutama bagi pengguna nan jarang membuka jasa perpajakan online.

Berikut beberapa langkah nan bisa dilakukan jika mengalami masalah tersebut:

1. Mengajukan Reset Password Melalui Website Pajak

Grameds dapat menggunakan fitur reset password di portal pajak resmi. Biasanya sistem bakal meminta verifikasi identitas melalui email nan terdaftar.

2. Menghubungi Layanan Bantuan Pajak

Jika tidak sukses melakukan reset secara mandiri, Anda dapat menghubungi jasa resmi seperti Kring Pajak. Petugas bakal membantu memverifikasi identitasmu sebelum memberikan pedoman pemulihan akun.

3. Datang ke Kantor Pajak Terdekat

Jika akses akun tetap tidak bisa dipulihkan, Anda dapat datang langsung ke instansi pajak. Dengan membawa identitas diri, petugas dapat membantu proses aktivasi ulang akun sehingga Anda tetap bisa menggunakan jasa pajak.

Yuk Cek NPWP-mu Sekarang Juga!

Mengetahui status NPWP rupanya tidak sesulit nan dibayangkan! Dengan mengikuti salah satu dari langkah mengecek NPWP online di atas, Anda bisa memastikan info tetap aktif dan valid–dari mana pun dan kapan pun!

Selain membantu proses pelaporan pajak, kebiasaan ini juga membikin Anda lebih memahami sistem manajemen negara sejak dini. Jadi, jangan ragu untuk mencoba langkah-langkah di atas dan cek kembali info pajakmu!

Rekomendasi Buku tentang Perpajakan Indonesia

1. Perpajakan Pusat & Daerah, Perspektif Indonesia

Perpajakan Pusat & Daerah, Perspektif Indonesia

button cek gramedia com

Buku Perpajakan Pusat dan Daerah ini terdiri dari 11 Bab. Buku ini memberikan pengetahuan mengenai perpajakan di Indonesia. Buku ini juga dilengkapi dengan contoh soal dan penyelesaian untuk memberikan gambaran nyata dalam menghitung jumlah pajak bagi wajib pajak. Buku ini merujuk pada UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, PP 44 dan PP 49 tahun 2022 tentang PPN dan PPnBM, serta PMK 66 tahun 2023 tentang natura alias kenikmatan.

2. Optimalisasi dan Penguatan Perpajakan Indonesia

button cek gramedia com

Buku ini membahas tantangan perpajakan Indonesia, terutama setelah akibat pandemi dan perubahan ekonomi dunia nan memengaruhi penerimaan pajak negara. Penulis menjelaskan pentingnya kebijakan fiskal nan tepat agar penerimaan pajak tetap optimal tanpa membebani bumi usaha.

Selain itu, kitab ini mengulas beragam strategi penguatan perpajakan, seperti ekspansi pedoman pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, modernisasi manajemen berbasis teknologi, serta penguatan penegakan hukum. Pembahasan ini membantu pembaca memahami gimana pajak berkedudukan dalam pemulihan dan stabilitas ekonomi nasional.

3. Perpajakan Indonesia: Prinsip dan Praktik

 Prinsip dan Praktik

button cek gramedia com

Saat ini banyak kitab perpajakan nan memenuhi rak-rak pajangan di toko buku. Namun, jika ditelusuri dengan teliti, kebanyakan isinya sudah out-of-date. Tidak lagi relevan dengan kondisi dan peraturan terkini. Padahal ketentuan perpajakan berkembang bergerak dan seringkali ada pembaharuan peraturan.

Berangkat dari kondisi tersebut, kami dari TMBooks berinisiatif menerbitkan kitab Perpajakan Indonesia: Prinsip dan Praktik ini. Buku ini bukan saja secara komprehensif mengulas secara gamblang konsep, teori, peraturan terbaru dan praktik perpajakan. Namun juga dilengkapi dengan contoh soal dan pembahasan Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP).

Dengan demikian, kitab ini patut menjadi pilihan bagi para praktisi perpajakan, fans perpajakan, fans perpajakan, akademisi alias pengajar mata kuliah perpajakan, serta mahasiswa nan menempuh kuliah perpajakan.

4. Hukum Pajak di Indonesia

Hukum Pajak di Indonesia

button cek gramedia com

Buku ini memperkenalkan norma pajak sebagai bagian krusial dari sistem norma nasional nan berangkaian dengan administrasi, akuntansi, dan finansial negara. Penulis menjelaskan gimana norma pajak mengatur kewenangan dan tanggungjawab wajib pajak serta hubungan antara wajib pajak dan pemerintah.

Selain itu, kitab ini membahas kegunaan norma pajak dalam memastikan penerimaan negara sekaligus memberikan perlindungan norma nan adil. Pendekatan multidisipliner nan digunakan membantu pembaca memahami perpajakan dari sisi norma dan penerapannya secara praktis.

5. Hukum Pajak Indonesia

Hukum Pajak Indonesia

button cek gramedia com

Lebih dari 86 persen pendapatan negara Indonesia diharapkan dari penerimaan pajak (APBNP TA 2016). Indonesia sebagai negara hukum, pajak untuk keperluan negara diatur dengan undang-undang, oleh karenanya pengaturan tentang perpajakan diperlukan norma pajak nan jelas dalam sistem norma Indonesia.

Buku ini menjelaskan dasar-dasar norma pajak di Indonesia sebagai salah satu sumber utama pendapatan negara nan diatur melalui undang-undang. Pembahasan mencakup konsep norma pajak materiil nan mengatur subjek dan objek pajak, serta norma pajak formil nan mengatur prosedur pemungutan pajak.

Selain itu, kitab ini juga mengulas gimana norma pajak dipengaruhi kebijakan nasional dan internasional, seperti tax treaty dan kerja sama global. Buku ini membantu pembaca memahami sistem norma perpajakan Indonesia secara lebih utuh dan kontekstual.

Selengkapnya
Sumber Gramedia
Gramedia