Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 7 korban helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air nan jatuh di area rimba Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar) ditemukan.
Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Nurrachman Gindha Dradhizya mengatakan tujuh korban ditemukan meninggal dunia. Artinya, tetap ada satu korban lagi nan belum ditemukan.
"Empat jenazah sudah sukses dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong mayat. Sementara tiga jenazah lainnya tetap berada di dalam badan helikopter," katanya mengutip detikcom, Kamis (16/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pemindahan tidak bisa dilanjutkan lantaran kondisi nan tidak memungkinkan. Tim memutuskan menghentikan sementara operasi dan bakal melanjutkan pada Jumat pagi.
"Kita lanjutkan besok pagi, termasuk upaya memotong puing helikopter untuk mengeluarkan jenazah nan tetap berada di dalam," jelasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Sekadau, Sugianto, menyebut tim sebenarnya telah mencapai titik letak jatuhnya helikopter. Namun pemindahan terpaksa ditunda demi keselamatan personel.
"Kami sudah berada di TKP, tetapi kondisi sangat gelap dan medan terjal sehingga tidak memungkinkan dilakukan pemindahan malam ini," ungkapnya.
Berdasarkan info manifes, helikopter tersebut mengangkut 8 orang, terdiri atas dua kru, ialah Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB); serta enam penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito. Hingga saat ini, proses SAR tetap berlangsung.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·