8 Penyebab Mesin Motor Ngebul Tipis

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
8 Penyebab Mesin Motor Ngebul Tipis Berikut Penyebab Mesin Motor Ngebul Tipis(magnific)

SEPEDA Motor dengan kondisi mesin ngebul tipis adalah keadaan ketika knalpot motor mengeluarkan asap tipis saat mesin dinyalakan alias digunakan. Asap tersebut bisa berwarna putih, kebiruan, alias hitam tergantung penyebabnya.

Kondisi ini umumnya terjadi lantaran pembakaran mesin nan kurang sempurna, oli masuk ke ruang bakar, filter udara kotor, alias komponen mesin seperti ring piston dan seal klep mulai aus.

Pada beberapa kasus, asap tipis saat mesin tetap dingin tetap dianggap normal, tetapi jika terus terjadi dan semakin parah, motor perlu diperiksa agar tidak menimbulkan kerusakan lebih besar.

1. Oli mesin masuk ke ruang pembakaran

Oli nan merembes ke ruang bakar dapat menghasilkan asap tipis dari knalpot, biasanya berwarna putih alias kebiruan.

2. Ring piston mulai aus

Ring piston nan aus membikin oli ikut terbakar berbareng bahan bakar sehingga motor mengeluarkan asap.

3. Seal klep bocor

Seal klep nan rusak memungkinkan oli turun ke ruang pembakaran dan menyebabkan knalpot ngebul.

4. Terlalu banyak mengisi oli

Volume oli nan berlebihan dapat meningkatkan tekanan mesin dan membikin oli masuk ke ruang bakar.

5. Filter udara kotor

Filter udara nan kotor membikin pembakaran tidak sempurna sehingga asap tipis muncul dari knalpot.

6. Kualitas oli tidak cocok

Penggunaan oli nan terlalu encer alias tidak sesuai spesifikasi motor dapat memicu mesin ngebul.

7. Proses pembakaran kurang sempurna

Karburator alias sistem injeksi nan bermasalah bisa menyebabkan campuran bahan bakar dan udara tidak ideal.

8. Mesin tetap dingin

Pada beberapa motor, asap tipis saat mesin baru dinyalakan tetap tergolong normal, terutama ketika cuaca dingin.

Jika asap semakin tebal, berbau menyengat, alias tenaga motor menurun, sebaiknya segera periksa motor ke bengkel untuk mencegah kerusakan lebih parah. (Z-4)

Sumber: dayaauto, suzuki

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia