Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.(Dok. Istimewa)
JADWAL operasional Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, oleh Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia bagian Bandara SAMS, untuk sementara melakukan penyesuaian waktu, dalam rangka pekerjaan pemeliharaan sisi udara berupa Test Pit runway.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mandar, Kamis (9/4) mengatakan, kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas jasa penerbangan, khususnya menjelang rencana pekerjaan overlay alias penebalan landasan pacu secara menyeluruh.
“Pekerjaan Test Pit merupakan prosedur teknis nan dilakukan atas rekomendasi tenaga mahir sebelum tahap pekerjaan utama dimulai,” tuturnya.
Selain itu, tambahnya, pekerjaan Test Pit ini merupakan bagian dari tahapan teknis nan kudu dilakukan sebelum penyelenggaraan overlay runway secara menyeluruh, guna memastikan kondisi struktur landasan tetap optimal.
Adapun penyesuaian jam operasional airport bakal diberlakukan pada beberapa tanggal tertentu, yakni:
Kamis, 9 April 2026: pukul 14.00–05.00 WITA
Sabtu, 11 April 2026: pukul 14.00–05.00 WITA
Senin, 13 April 2026: pukul 14.00–05.00 WITA
Di luar tanggal tersebut, operasional airport tetap melangkah normal seperti biasa.
Iwan menambahkan, pihaknya telah menyosialisasikan rencana tersebut kepada seluruh maskapai dan pemangku kepentingan sejak Maret 2026, serta telah menerbitkan NOTAM (Notice to Airmen) sebagai pemberitahuan resmi kepada bumi penerbangan.
Sebagai langkah antisipasi, pengelola airport juga telah berkoordinasi dengan otoritas mengenai agar Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto dapat difungsikan sebagai airport pengganti (alternate aerodrome) selama periode pembatasan operasional berlangsung.
“Kami telah berkoordinasi dengan maskapai dan lembaga mengenai untuk memitigasi akibat terhadap agenda penerbangan,” kata Iwan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas potensi ketidaknyamanan nan timbul selama proses pekerjaan berlangsung.
Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Langkah ini diperlukan demi memastikan akomodasi sisi udara tetap berada pada standar pelayanan tertinggi.
“Manajemen airport juga mengimbau calon penumpang untuk secara aktif memeriksa kembali agenda penerbangan masing-masing dengan maskapai terkait, khususnya pada tanggal-tanggal penyesuaian operasional tersebut,” tutupnya. (I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·