Anggie Ariesta
, Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |08:15 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengucap syukur atas membaiknya performa IHSG. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengucap syukur atas membaiknya performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meski sempat mengalami trading halt selama dua hari berturut-turut, IHSG menutup perdagangan Kamis dengan pelemahan nan lebih terkendali, turun 1,06% ke level 8.232.
Menurutnya, respons sigap pemerintah dalam berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi aspek nan menenangkan pasar modal domestik.
"Alhamdulillah wa syukurillah," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/1/2026).
"Faktor lantaran pemerintah merespons dan tadi dengan OJK sudah kita telaah mengenai sistem berikutnya," tambahnya.
Koordinasi tingkat tinggi nan melibatkan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur BI, dan Ketua DK OJK pagi tadi telah membuahkan hasil konkret.
OJK berbareng SRO (Self-Regulatory Organization) sekarang resmi melakukan penyesuaian sistem info free float guna menjawab kekhawatiran dari indeks dunia MSCI.
Beberapa langkah strategis nan diambil meliputi mengecualikan kategori penanammodal korporasi dan lainnya dalam penghitungan free float, merinci kepemilikan saham di atas dan di bawah 5 persen untuk tiap kategori investor, dan menerbitkan ketentuan free float minimum sebesar 15 persen dengan prinsip transparansi tinggi.
Menko Airlangga menegaskan bahwa perihal nan paling esensial bukan sekadar nomor persentase, melainkan kejelasan mengenai siapa pemilik sebenarnya (Ultimate Beneficial Owner) dari saham-saham nan beredar tersebut.
"Tahap ini cukup. Dalam 15 persen juga tetap transparan UBO-nya siapa? Dalam rangka transparansi daripada free float di apa saja itu kan kelihatan. Jadi itu sudah memitigasi saham gorengan," ujarnya.
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·