Ajar Siswa SMPN 22 Takengon, Mendikdasmen: Kondisi Darurat Tak Boleh Hentikan Proses Belajar

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

 Kondisi Darurat Tak Boleh Hentikan Proses Belajar

Ajar Siswa SMPN 22 Takengon, Mendikdasmen: Kondisi Darurat Tak Boleh Hentikan Proses Belajar (Ist)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan kondisi darurat tidak boleh menghentikan proses belajar anak-anak. Hal itu diungkapkan Mendikdasmen saat kunjungan kerja ke SMP Negeri 22 Takengon, Aceh Tengah, sekolah nan terdampak musibah pada November 2025.

1. Kunjungi Kelas Darurat

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memastikan jasa pendidikan tetap berjalan, aman, dan bermakna, meski dalam kondisi pascabencana.

Mendikdasmen meninjau ruang-ruang kelas darurat nan saat ini digunakan siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Di tengah keterbatasan sarana, sekolah tetap memanfaatkan Papan Interaktif Digital sebagai media pembelajaran digital, guna menjaga kualitas dan keberlanjutan proses belajar mengajar. Menteri menilai pemanfaatan teknologi ini sebagai contoh penyesuaian sekolah dalam menghadapi situasi darurat tanpa mengorbankan mutu pembelajaran.

Mendikdasmen juga berinteraksi langsung dengan siswa melalui aktivitas mengajar di kelas. Di kelas IX, Menteri mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan menyanyi berbareng memperkanalkan anatomi tubuh dalam bahasa Inggris. 

Sementara itu,  di kelas VII dan VIII, Abdul Mu'ti turut terlibat dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan papan interaktif digital. Suasana kelas berjalan hangat dan interaktif, menunjukkan semangat belajar siswa nan tetap terjaga meski belajar di ruang darurat.

“Kondisi darurat tidak boleh menghentikan proses belajar anak-anak. nan krusial anak-anak tetap bisa belajar, tetap beraktivitas, dan berjumpa teman-temannya. Ini bagian dari proses pemulihan agar mereka tidak stres,” ujar Mendikdasmen, dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026). 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com