Akses Sekolah Sulit, Yunus Panie Desak Pembangunan SMP di Oeine

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Akses Sekolah Sulit, Yunus Panie Desak Pembangunan SMP di Oeine

Anggota DPRD Rote Ndao dari Partai Perindo Yunus Paine.

ROTE NDAO - Di ujung barat laut Pulau Rote, anak-anak di Dusun Oeine tetap dihadapkan pada pilihan susah untuk melanjutkan pendidikan: menempuh perjalanan jauh ke wilayah lain alias berakhir setelah lulus sekolah dasar. Pada saat bersamaan, jasa kesehatan dasar di dusun nan berada di Desa Lidor, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, itu belum melangkah optimal lantaran akses menuju akomodasi kesehatan tetap terbatas.

Ketiadaan sekolah menengah pertama (SMP) membikin lulusan sekolah dasar kudu keluar wilayah untuk melanjutkan pendidikan. Padahal, di desa tersebut telah berdiri empat sekolah dasar nan setiap tahun meluluskan puluhan siswa. Tahun ini saja, tercatat 73 siswa menyelesaikan pendidikan dasar.

“Kami berambisi dibangun SMP di sini, komplit dengan akomodasi pendukungnya. Anak-anak selama ini kudu pergi jauh hanya untuk melanjutkan sekolah,” ungkap Agustinus Elodea, penduduk setempat.

Persoalan pendidikan itu mendapat perhatian Yunus Panie. Menurut personil DPRD Rote Ndao dari Partai Perindo itu, akses pendidikan di wilayah pelosok tidak boleh menjadi penghalang masa depan generasi muda.

Ketua Fraksi Ita Esa DPRD Rote Ndao itu menyatakan bakal mendorong pembangunan SMP beserta sarana pendukungnya agar anak-anak di Dusun Oeine memperoleh akses pendidikan nan lebih dekat dan layak.

“Pendidikan menyangkut masa depan generasi muda. Anak-anak di wilayah ini kudu punya kesempatan nan sama untuk berkembang tanpa terbebani jarak,” ujar Yunus, Rabu (20/5/2026).

Dia memastikan bakal membawa kebutuhan tersebut ke pembahasan di DPRD agar dapat masuk dalam rencana pembangunan dan alokasi anggaran daerah. “Saya bakal bawa ke sidang majelis untuk diperjuangkan alokasi anggarannya,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com