Aktivis Korea Selatan Ikut Ditahan Israel dalam Misi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Aktivis Korea Selatan Ikut Ditahan Israel dalam Misi Global Sumud Flotilla ke Gaza Kapal-kapal Global Sumud Flotilla.(Dok. Antara/Anadolu)

SEORANG aktivis asal Korea Selatan diduga ditahan oleh Angkatan Laut Israel setelah pasukan tersebut mencegat armada support kemanusiaan Global Sumud Flotilla nan tengah menuju Jalur Gaza melalui Laut Mediterania. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di perairan internasional mengenai misi kemanusiaan untuk Palestina.

Informasi tersebut dilaporkan oleh Kantor Berita Yonhap pada Selasa (19/5), dengan mengutip keterangan dari golongan sipil nan mendukung perjuangan pembebasan Palestina. Penangkapan ini terjadi di tengah pengawasan ketat militer Israel terhadap kapal-kapal nan mencoba menembus blokade Gaza.

Kronologi Pencegatan Kapal Kyriakos X

Menurut keterangan golongan pendukung tersebut, kapal Kyriakos X nan membawa aktivis Kim Dong-hyeon dicegat oleh Angkatan Laut Israel pada Senin (18/5) malam waktu Seoul. Lokasi pencegatan dilaporkan berada di perairan dekat Siprus, nan merupakan jalur strategis di Laut Mediterania.

Kelompok itu menyebut Kim diyakini ditahan di atas kapal perang Israel berbareng sejumlah aktivis internasional lainnya nan terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut. Kim diketahui berangkat menuju Gaza pada awal bulan ini, meskipun pemerintah Korea Selatan telah memberlakukan larangan perjalanan ke wilayah Palestina demi argumen keamanan.

Selain Kim Dong-hyeon, aktivis Korea Selatan lainnya, Kim Ah-hyun, dilaporkan berada di kapal lain nan berlayar di dekat armada utama dan juga terancam disita oleh otoritas Israel. Sebagai catatan, Kim Ah-hyun sebelumnya pernah ditahan oleh pasukan Israel saat mencoba memasuki Gaza pada Oktober lampau sebelum akhirnya dibebaskan

Upaya Menembus Blokade Gaza

Seperti diketahui, misi kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla terdiri dari lebih dari 50 kapal nan membawa 426 peserta dari 39 negara, termasuk Indonesia, Turki, Jerman, dan Amerika Serikat. Armada support Global Sumud bertolak dari distrik Marmaris di pesisir Mediterania Turki pada Kamis pekan lalu. Misi ini merupakan upaya terbaru dari koalisi internasional untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza nan telah berjalan sejak tahun 2007.

Insiden ini bukan nan pertama dialami oleh armada tersebut. Sebelumnya, pasukan Israel juga dilaporkan menyerang armada support Global Sumud di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani, pada malam antara 29 hingga 30 April lalu.

Ketegangan terbaru ini kembali memicu sorotan tajam dari organisasi internasional. Banyak pihak menyatakan kekhawatiran mendalam atas keselamatan para aktivis dan wartawan nan berupaya menyalurkan support kemanusiaan mendesak ke Jalur Gaza di tengah situasi bentrok nan terus memanas. (Anadolu/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia