Awaludin
, Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |07:36 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim (foto: AP News)
JAKARTA - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengecam keras tindakan Israel nan disebut telah mencegat flotila kemanusiaan menuju Gaza dan menahan lebih dari 100 aktivis, termasuk 16 penduduk Malaysia.
Anwar menyebut tindakan tersebut sebagai perbuatan “biadab” nan mencederai nilai kemanusiaan dan melanggar norma internasional.
"Rezim bandel Zionis Israel telah bertindak memintas flotila kemanusiaan Gaza, dan menahan lebih 100 aktivis termasuk 16 aktivis dari Malaysia nan terlibat dalam misi kondusif memihak kemanusiaan sejagat,” tulis Anwar di akun media sosialnya, @anwaribrahim, Selasa (19/5/2026).
Ia menilai, tindakan Israel tidak hanya melanggar kewenangan asasi manusia dan norma internasional, tetapi juga menunjukkan upaya sistematis membungkam support kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·