
Apa Arti Solo Table Theory nan Ramai Dibahas di Medsos? (foto: freepik)
JAKARTA - Apa makna Solo Table Theory nan ramai dibahas di media sosial? Belakangan ini, istilah tersebut banyak diperbincangkan pengguna TikTok dan Instagram, terutama di kalangan Gen Z nan mulai terbiasa pergi, makan, alias menikmati waktu sendirian di tempat umum.
Fenomena ini menggambarkan seseorang nan nyaman duduk sendiri di restoran, kafe, alias tempat publik tanpa merasa canggung meski tidak ditemani siapa pun. Jika dulu aktivitas semacam itu sering dianggap identik dengan rasa kesenyapan alias tidak mempunyai teman, sekarang pandangan tersebut mulai berubah.
Banyak pengguna media sosial justru menganggap momen menikmati waktu sendiri sebagai corak ketenangan dan langkah untuk lebih mengenal diri sendiri.
Apa Itu Solo Table Theory?
Istilah Solo Table Theory berasal dari tulisan Nexus Mag di platform Medium nan membahas tentang keahlian seseorang merasa nyaman menikmati waktu seorang diri. Konsep ini menekankan bahwa duduk sendiri di sebuah meja bukanlah sesuatu nan memalukan, melainkan corak penghargaan terhadap diri sendiri.
Dilansir dari laman Universitas Negeri Surabaya, konsep ini juga berangkaian dengan keahlian perseorangan untuk menerima dirinya tanpa kudu selalu mencari pengesahan dari orang lain.
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·