Seperti nan telah diumumkan sebelumnya, Apple merilis laptop baru dengan nilai mulai dari $599 langsung memicu banyak obrolan di internet, perangkat ini berjulukan Macbook Neo dan apalagi banyak nan menyebut ini bakal mengguncang pasar laptop murah dan menyaingi perangkat dengan pedoman Windows 11.
Image via Marques BrownleeTapi apakah benar? dan pasar laptop Windows bisa terguncang?
Nah menurut analisis industri, klaim bahwa MacBook Neo bakal “menghancurkan” laptop Windows di segmen nilai $600 hingga $800 kemungkinan besar terlalu berlebihan.
Hal tersebut lantaran sasaran pasar Macbook Neo sangat spesifk seperti untuk pengguna pemula, pelajar dan sektor pendidikan, pengguna nan memerlukan laptop sederhana.
Perangkat ini meskipun membawa nama Macbook, namun ini dirancang aktivitas ringan seperti browsing, streaming, mengedit dokumen, alias penggunaan aplikasi dasar, bukan ditujukan untuk penggunaan berat dan professional seperti developer, penyunting dan lingkungan perusahaan.
Keterbatasan RAM nan Jadi Perhatian
Nah seperti nan kita tahu, salah satu keterbatasan Macbook Neo ini adalah konfigurasi RAM nan fix di 8 GB, nan jelas ini bisa menjadi hambatan bagi pengguna nan mau menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Selain itu, sistem operasi macOS sendiri dapat menggunakan sekitar 4GB RAM untuk sistem nan berfaedah sisa memori nan tersedia untuk aplikasi bisa cukup terbatas jika pengguna membuka banyak aplikasi sekaligus.
Selain itu, YouTuber teknologi seperti Andrew Mark David dan JustJoshTech juga menilai bahwa meskipun prosesor Apple A18 Pro mempunyai performa single core nan sangat baik, performa multi core perangkat ini tidak terlalu menonjol dibanding beberapa laptop Windows di kelas nilai nan sama.

Bahkan menurut MKBHD jika seseorang sudah mulai memikirkan perihal seperti RAM, performa CPU, alias jenis port nan dipakai, kemungkinan besar laptop ini bukan sasaran pasarnya.
Yah intinya Macbook Neo ini adalah perangkat nan sangat basic dan tidak cocok untuk pekerjaan berat. Oleh lantaran itu mungkin banyak Reviewer bakal lebih merekomendasikan pengguna untuk memilih Macbook Air nan jelas lebih baik.
Apakah bakal Mengancam Segmen Laptop Windows?
Jawabannya jelas tidak, mengingat Macbook Neo lebih mengincar segmen unik seperti pemula, Apple User nan tidak butuh workload berat dan pelajar dan pendidikan.
Sementara itu, laptop Windows dengan nilai nan sama sekitar $600 hingga $800 sudah dibekali dengan spesifikasi nan lebih baik, dengan RAM 16 GB dan SSD 512 GB, komplit dengan port nan melimpah dan opsi upgrade hardware di beberapa model dan brand perangkat.
Nah segmen laptop di kisaran nilai tersebut sudah lama didominasi oleh beragam produsen PC nan mempunyai pengalaman puluhan tahun dalam merancang perangkat dengan spesifikasi kompetitif.
Tapi, tentu kehadiran MacBook Neo memang dapat menarik pengguna baru nan selama ini mau mempunyai laptop Apple tetapi tidak mau mengeluarkan lebih dari $1.000, dan meskipun memang banyak kajian percaya bahwa perangkat ini tidak bakal secara drastis mengubah pangsa pasar laptop global, tapi persaingan baru ini justru kemungkinan bakal mendorong produsen PC untuk menghadirkan kreasi dan spesifikasi lebih baik pada laptop murah mereka.
Apakah Anda tertarik?
Di Indonesia, Macbook Neo dengan konfigurasi 8GB / 256GB kemungkinan bakal dijual dengan nilai Rp 10 sampai 11 jutaan (perkiraan), dan 8GB / 512GB bakal dijual dengan nilai 12 – 13 jutaan (perkiraan.
Dengan nilai tersebut, tentu Anda bakal mendapatkan perangkat Macbook dengan layar 13 inci Liquid Retina dengan Resolusi 2408 × 1506, kecerahan 500 nits dan lapisan anti reflective nan disebut Apple layar ini mempunyai kecerahan serta resolusi lebih tinggi dibanding sebagian besar laptop PC di kelasnya, komplit dengan support Apple Ekosistem.
Untuk performa memang mungkin tidak bakal sebaik Macbook Air apalagi Macbook Pro, tapi untuk pengguna nan mau Macbook dengan nilai murah, ini bisa jadi pengganti nan menarik.
Tapi apakah Anda tertarik guys? komen dibawah.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·