loading...
Grok. FOTO/ DAILY
BEIJING - Meskipun tidak memberikan tanggapan secara publik, Apple sebenarnya memainkan peran aktif dalam memaksa xAI untuk mengubah langkah kerja Grok.
Sebelumnya, Apple secara diam-diam telah memperingatkan perusahaan xAI milik Elon Musk bahwa mereka mungkin bakal menghapus aplikasi Grok dari App Store jika aplikasi tersebut tidak segera menghentikan chatbot tersebut menghasilkan gambar bugil definitif seksual dan gambar deepfake.
Informasi ini terungkap dalam surat nan dikirim Apple kepada para senator AS dan kemudian dipublikasikan oleh media.
Menurut surat tersebut, pada bulan Januari, Apple menemukan bahwa Grok telah melanggar pedoman moderasi konten App Store.
Perusahaan tersebut meminta xAI untuk mengembangkan rencana pengendalian konten unik untuk mencegah pembuatan gambar nan menyinggung, terutama gambar deepfake tanpa persetujuan.
Sebelumnya, Grok menghadapi gelombang kritik keras ketika pengguna di platform X membagikan banyak gambar wanita dan apalagi anak-anak nan telah diubah secara digital menjadi berkarakter seksual tanpa persetujuan mereka.
Banyak dari gambar-gambar ini dibuat berasas foto original individu, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius tentang privasi dan etika dalam penggunaan AI.
Insiden tersebut dengan sigap menjadi pusat kontroversi di organisasi teknologi. Meskipun Apple tidak memberikan tanggapan publik pada saat itu, mereka sebenarnya berkedudukan aktif dalam memaksa xAI untuk mengubah metode pengoperasian Grok.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·