Arahan Prabowo Reformasi Bursa: Demutualisasi BEI, Free Float Naik hingga Investasi Masuk

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |15:04 WIB

 Demutualisasi BEI, Free Float Naik hingga Investasi Masuk

Arahan Prabowo Reformasi Bursa: Demutualisasi BEI, Free Float Naik hingga Investasi Masuk (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa serangkaian kebijakan besar di pasar modal, mulai dari peningkatan standar free float hingga proses demutualisasi bursa, merupakan pengarahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penguatan sistem finansial nasional nan lebih transparan dan stabil.

Terkait kebijakan free float minimum sebesar 15 persen nan sempat dikhawatirkan membikin pasar sepi, Airlangga justru memberikan pandangan sebaliknya. Menurutnya, porsi saham publik nan lebih besar adalah kunci untuk menarik aliran modal masuk.

"Tidak, jadi kita sudah lihat bahwa berapa kebutuhan penanammodal jika free float naik kan sebetulnya investasi bakal masuk, likuiditas meningkat," ujar Airlangga di Wisma Danantara, Jumat (30/1/2026).

Airlangga juga menyoroti urgensi demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) nan diamanatkan dalam UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Proses ini diharapkan dapat mengubah struktur kepemilikan bursa agar tidak lagi tersandera kepentingan personil bursa, sehingga manajemen bursa bisa bekerja lebih independen.

"Demutualisasi diharapkan mulai berproses di tahun ini, mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan sigap juga. Karena itu bakal mengurangi level bentrok kepentingan antara personil bursa nan menentukan dan kepengurusan dari bursa itu sendiri," jelasnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com