Arahan Presiden Prabowo di DPR Wujudkan Ekonomi Patriotik

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |21:34 WIB

Arahan Presiden Prabowo di DPR Wujudkan Ekonomi Patriotik

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M)

JAKARTA - Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rapat Paripurna DPR RI menempatkan kebijakan strategis Indonesia dalam konteks dinamika ekonomi global. Prabowo menegaskan pentingnya Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF). 

Kedua instrumen tersebut dipandang sebagai upaya implementatif untuk mewujudkan petunjuk UUD 1945 Pasal 33, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kendati pendapat tersebut menuai pro dan kontra di ruang publik, termasuk dugaan bahwa sejumlah kebijakan tetap berkarakter wacana. 

Wakil Ketua Umum Bidang Pertahanan dan Kebijakan Strategis (HanStra) Pengurus Pusat Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (PP P2N), Abi Rekso, menyatakan kebijakan tersebut perlu didukung dan apalagi menjadi bagian dari sikap patriotik.

“Bagi kami ini adalah jalan manifestasi dari Pasal 33 UUD ’45. Fiskal APBN untuk perlindungan ekonomi rakyat, sedangkan Danantara kudu garang melakukan investasi dan intervensi dunia market. Negara berkepentingan melakukan perlindungan industri dalam negeri, terhadap dinamika pasar global. Dalam istilah saya Ekonomi Patriotik,” ujar Abi Rekso dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Ia juga mengapresiasi kebijakan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengenai penugasan unik kepada TNI-AD untuk produksi padi dan jagung, serta TNI-AL untuk produksi kedelai. Ia menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga perlu melibatkan unsur militer dalam pelaksanaannya, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) nan menurutnya dapat dipimpin dari unsur militer agar sinergi kebijakan pangan lebih kuat.

“Nah itu manifestasi Ekonomi Patriotik, keterlibatan militer menjadi krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi bagian pangan. Jadi ada tiga pilar Ekonomi Patriotik: militer, masyarakat sipil, dan kalangan profesional. Jika komponen ini bisa bekerja sama, Insha Allah stabilitas ekonomi terjaga,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com