Arsenal Juara Liga Premier Inggris, Pep Guardiola Kirim Selamat dan Ungkap Kebanggaan untuk Skuad Man City

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Arsenal Juara Liga Premier Inggris, Pep Guardiola Kirim Selamat dan Ungkap Kebanggaan untuk Skuad Man City Pep Guardiola ucapkan selamat kepada Arsenal nan resmi menjuarai Liga Premier Inggris 2025/2026, sembari memuji perjuangan luar biasa para pemain Manchester City.(Manchester City)

MANAJER Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan rasa bangganya atas perjuangan keras anak-asuhnya nan telah berkompetisi habis-habisan demi menjaga persaingan gelar Liga Premier Inggris hingga akhir. Di saat nan sama, dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada sang juara baru, Arsenal.

Kepastian bertahannya trofi liga di tangan Arsenal terjadi setelah Manchester City bermain seri 1-1 dalam laga penuh drama di markas Bournemouth Rabu (20/5) awal hari. Hasil ini mengunci posisi skuad didikan Mikel Arteta sebagai kampiun Liga Premier Inggris musim 2025/2026, sementara The Blues dipastikan finis di ranking kedua. Meski kandas di liga, musim ini City tetap sukses mengawinkan gelar FA Cup dan Carabao Cup.

Dalam laga tersebut, Junior Kroupi membawa Bournemouth unggul lebih dulu di babak pertama. Erling Haaland kemudian mencetak gol penyeimbang pada menit ke-95, tetapi City kehabisan waktu untuk membalikkan keadaan demi memaksa persaingan juara bersambung hingga pekan terakhir.

Merefleksikan hasil pertandingan dan perjalanan liga musim ini, Guardiola menegaskan dirinya sangat bangga lantaran para pemain telah memberikan segalanya di lapangan.

“Selamat kepada Arsenal, Mikel Arteta, staf kepelatihan mereka, dan para fans untuk Premier League ini - ini sangat layak,” kata Pep.

“Di saat nan sama, sepanjang pekerjaan manajerial saya, ini adalah salah satu tahun di mana kami berjuang paling keras dengan hal-hal luar biasa nan tidak bisa kami kendalikan. Kami selalu berada di sana dan tidak pernah menyerah. Saya bakal sangat senang jika bisa tiba di momen terakhir untuk mencoba, meskipun itu tidak berada di tangan kami sendiri,” lanjutnya.

Guardiola juga menyoroti kondisi bentuk timnya nan mengalami kelelahan akibat agenda padat, kontras dengan sang musuh nan mempunyai waktu rehat lebih panjang.

“Hari ini kelelahan itu terlihat, mereka mempunyai waktu 12 hari untuk mempersiapkan pertandingan ini dan mereka bermain untuk kualifikasi Liga Champions dengan tim nan luar biasa dan dikelola dengan sangat baik,” jelas Pep.

“Sejak Januari kami sangat bagus. Kami mengalami banyak cedera dan banyak perihal nan berada di luar kendali kami. Kami belajar banyak musim ini. Apa nan kudu kami lakukan untuk menang. Kami kudu memenangkan banyak poin, kami kudu mempunyai kelebihan jika tidak, ada situasi nan tidak dapat Anda kendalikan. Kami bermain dalam banyak, banyak momen dengan kesulitan dan tidak pernah menyerah. Itulah kenapa kami berada di sini,” tambahnya.

Mengakhiri pernyataannya, Guardiola menyayangkan kegagalan timnya untuk membawa persaingan hingga laga pamungkas di kandang.

“Ibaratnya, saya bakal sangat senang jika bisa tiba di momen terakhir melawan Aston Villa di kandang dengan kesempatan juara. Namun sayangnya, kami tidak menang dan hari ini kami kehilangan ritme dan situasi nan dibutuhkan melawan tim seperti Bournemouth. Mereka tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan dan itu lantaran mereka adalah tim nan sangat bagus. Kami berjuang sangat keras dan sekarang bersiap untuk musim depan,” tutup Pep. (Manchester City/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia