AS dan Iran Punya Data yang Bertentangan soal Uranium

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

loading...

Pengayaan Uranium. FOTO/ Viet

TEHERAN - AS dan Iran baru-baru ini mengeluarkan pernyataan nan sepenuhnya kontradiktif mengenai nasib persediaan uranium nan diperkaya mereka.

Sementara Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Washington bakal segera mengambil kembali semua material nuklir Teheran, Iran dengan tegas menolak pendapat tersebut, menyebut skenario transfer ini tidak dapat diterima.

Pada tanggal 17 April, Presiden Donald Trump menarik perhatian ketika dia mengumumkan di platform media sosial Truth Social bahwa Washington bakal mengambil kembali semua uranium Iran ke Amerika Serikat.

Pada sebuah aktivitas di Arizona di hari nan sama, dia berkata: "Seseorang bertanya gimana kita bisa mendapatkan debu nuklir? Kita bakal mendapatkannya dengan bekerja sama dengan Iran, menggunakan banyak ekskavator. Kita bakal memerlukan ekskavator terbesar nan bisa Anda bayangkan. Kita bakal mendapatkannya dan membawanya kembali ke Amerika segera."

Menanggapi pernyataan-pernyataan tersebut, ahli bicara KementerianLuar NegeriIran, Esmail Baqaei, menegaskan di televisi bahwa persediaan uranium negara itu tidak bakal dipindahkan ke mana pun.

Baqaei menekankan: "Skenario pemindahan uranium nan diperkaya Iran ke Amerika Serikat tidak pernah diangkat dalam negosiasi."

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews