AS Hindari Tuduhan Kejahatan Perang dalam Serangan ke Iran

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
AS Hindari Tuduhan Kejahatan Perang dalam Serangan ke Iran Serangan AS ke Iran.(Al Jazeera)

PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) berupaya menghindari tuduhan kejahatan perang dalam penyerangan ke beragam prasarana Iran. Ini diungkapkan Politico mengutip dua pejabat Pentagon tanpa menyebut identitas mereka.

Menurut Politico, Pentagon saat ini sedang meninjau daftar akomodasi daya Iran, termasuk beberapa di antaranya nan juga memasok militer selain penduduk sipil.

Terjadi perdebatan sengit di Pentagon mengenai pemisah antara sasaran militer dan sipil, ungkap laporan itu.

Sebagai contoh, beberapa pejabat di Washington meyakini bahwa pabrik desalinasi air dapat dianggap sebagai sasaran lantaran militer juga memerlukan air minum, tambah laporan itu.

Sebelumnya pada Senin, Juru Bicara PBB Stephanie Dujarric menyatakan bahwa serangan AS terhadap akomodasi sipil di Iran, seperti jembatan dan pembangkit listrik, bakal melanggar norma internasional.

Pada 30 Maret, Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat bakal meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran jika kesepakatan tenteram tidak tercapai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.

Sementara pada Minggu, dia memperingatkan Iran tentang Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan pada 7 April selain jika Iran membuka kembali Selat tersebut untuk lampau lintas.

Amerika Serikat dan Israel melakukan agresi militer dengan menyerang sejumlah sasaran di Iran pada 28 Februari, termasuk Kota Teheran, nan menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan akomodasi militer AS di Timur Tengah. (Sputnik/Ant/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia