Askrindo menandatangani kerja sama penjaminan suretyship dan asuransi umum dengan Pemerintah Kabupaten Bone.(Dok.Askrindo)
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) terus memperluas peran strategisnya dalam mendukung pembiayaan produktif wilayah melalui penandatanganan kerja sama penjaminan suretyship dan asuransi umum dengan Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Bone, nan dihadiri oleh Division Head Corporate Secretary Askrindo, Syafruddin; Plt. Regional Office Head VII Askrindo, Ceri Fertiliawan; serta Pj. Branch Manager Askrindo Cabang Makassar, Danny Supriyanto Aditya, beserta jejeran ketua wilayah setempat.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pelindungan terhadap aktivitas ekonomi daerah, khususnya sektor upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kerja sama ini dilakukan di tengah keahlian ekonomi Kabupaten Bone nan menunjukkan tren akseleratif. Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bone pada tahun 2025 mencapai 6,03%, meningkat dari 5,56% pada tahun sebelumnya.
M Fankar Umran, Direktur Utama Askrindo menegaskan, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga merupakan respons strategis terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah nan semakin dinamis.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas ekonomi dan shopping wilayah turut mendorong kebutuhan bakal instrumen mitigasi akibat nan terukur.
“Kolaborasi ini merupakan corak komitmen kami untuk menghadirkan solusi penjaminan dan asuransi nan relevan dengan kebutuhan daerah, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan produktif nan inklusif,” ujar Fankar.
BUKA PELUANG BISNIS
Sementara Plt. Regional Office Head VII Askrindo, Ceri Fertiliawan Ceri Fertiliawan, menjelaskan bahwa kerja sama ini membuka kesempatan upaya nan signifikan di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya pada sektor suretyship, seiring dengan tingginya kebutuhan penjaminan atas proyek-proyek pemerintah wilayah nan terus berkembang.
Selain itu, potensi pengembangan juga datang dari produk asuransi mikro seperti Asuransi Mikro Usahaku dan Asuransi Bahari nan menyasar pelaku UMKM lokal.
Ke depan, kerja sama ini juga diharapkan dapat diperluas ke beragam lini produk lainnya, termasuk asuransi kecelakaan diri dan solusi perlindungan lainnya nan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui kerjasama ini, kami optimistis dapat menghadirkan jasa nan lebih dekat dengan kebutuhan pelaku upaya di daerah, sekaligus memperkuat penetrasi produk asuransi nan memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi lokal,” ujar Ceri.
BAGIAN STRATEGI
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Askrindo dalam memperluas jangkauan jasa serta memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra pemerintah wilayah dalam mendukung pembangunan berbasis pelindungan risiko.
Dengan momentum pertumbuhan ekonomi nan terus menguat, sinergi ini diharapkan bisa menciptakan akibat ekonomi nan lebih luas, khususnya dalam meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan upaya masyarakat.
Sebagai penutup, M Fankar Umran menegaskan bahwa Askrindo bakal terus mendorong kerjasama serupa di beragam wilayah di Indonesia sebagai upaya memperkuat peran perusahaan dalam pembangunan nasional.
"Kami percaya, sinergi nan kuat antara Askrindo dan pemerintah wilayah bakal menjadi katalis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi nan lebih inklusif dan berkelanjutan, melalui perlindungan akibat nan tepat dan berbobot tambah,” tutup Fankar. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·