Ilustrasi(AFP)
ASTON Villa membawa kepercayaan diri tinggi jelang menghadapi Bologna pada leg pertama perempat final Liga Europa 2025/2026. Pertandingan tersebut bakal berjalan di Stadion Renata Dall’Ara, Italia, pada Jumat (10/4) awal hari WIB.
Tim asal Inggris itu mempunyai catatan positif dalam dua pertemuan terakhir melawan Bologna. Kedua laga tersebut berjalan di Villa Park, Birmingham, dengan hasil kemenangan 1-0 dan 2-0 untuk Aston Villa.
"Dari dua laga di Villa Park itu, kami tahu Bologna tetaplah tim nan sama. Kami pun demikian, tidak terlalu banyak berubah," ujar pembimbing Aston Villa Unai Emery, dikutip dari laman resmi klub.
Bologna Dinilai Tim Solid dan Agresif
Unai Emery menilai Bologna sebagai tim nan mempunyai kekuatan kolektif nan solid. Selain itu, mereka dikenal bermain dengan tempo tinggi, agresif, dan berani dalam duel di lapangan.
Ia juga menegaskan bahwa Bologna layak mendapatkan respek, tidak hanya lantaran kualitas tim, tetapi juga lantaran sosok pembimbing mereka nan berpengalaman.
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, sebelumnya sukses membawa Fiorentina mencapai final Liga Conference selama dua musim berturut-turut, ialah 2022/2023 dan 2023/2024. Selain itu, berbareng Bologna sejak Juni 2024, dia juga sukses mempersembahkan gelar Coppa Italia 2024/2025 usai mengalahkan AC Milan 1-0 di partai puncak.
"Dia mencapai tiga final dalam tiga tahun terakhir. Dia sangat kompetitif," tutur Emery.
Aston Villa Siapkan Strategi Fleksibel
Untuk menghadapi permainan Bologna, Emery menegaskan bahwa timnya kudu bisa beradaptasi di lapangan. Ia tidak mau Aston Villa terpaku pada satu pendekatan strategi lantaran musuh dikenal disiplin dan susah ditembus.
Menurutnya, menghadapi Bologna bakal menyulitkan dalam membangun struktur permainan nan ideal, sehingga elastisitas menjadi kunci.
"Jadi kami mesti menyesuaikan dengan lawan. Apa nan mereka inginkan dari kami. Kami kudu bekerja keras untuk pertandingan itu, mengingat kembali gimana kami bermain melawan mereka, memandang rekaman lampau mempraktikannya di latihan," kata Emery.
Target Ukir Sejarah di Kompetisi Eropa
Aston Villa juga mempunyai ambisi besar untuk mengulang kejayaan di kejuaraan Eropa seperti pada tahun 1982, ketika mereka menjuarai Piala Eropa (kini Liga Champions). Hingga saat ini, klub tersebut belum pernah meraih trofi Liga Europa.
Jika sukses musim ini, maka gelar tersebut bakal menjadi nan pertama dalam sejarah Aston Villa.
Di sisi lain, Unai Emery berkesempatan menambah catatan gemilangnya sebagai pembimbing tersukses di Liga Europa. Ia sebelumnya telah mengoleksi empat gelar juara berbareng Sevilla (tiga kali) dan Villarreal.
Meski demikian, Emery menegaskan bahwa konsentrasi utamanya bukanlah mengejar rekor pribadi, melainkan membawa timnya meraih prestasi.
"Aston Villa pernah mengukir momen tidak terlupakan ketika menjuarai Piala Eropa. Itu membikin kami semakin bertanggung jawab. Secara pribadi, saya berterima kasih bisa melatih tim-tim nan berkesempatan menjuarai Liga Champions, Europa alias Conference. Setiap tim tentu mempunyai tantangan nan berbeda. Saat ini di Aston Villa, kami mau mengukir sejarah di Eropa, meski itu sangat sulit," kata Emery. (Ant/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·