Australia Jengah dengan Peperangan dan Desak Israel Gencatan Senjata dengan Hizbullah

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Australia Jengah dengan Peperangan dan Desak Israel Hentikan Kebiadabannya di Libanon ilustrasi.(MI)

MENTERI Luar Negeri Australia Penny Wong, Kamis (9/4), mengatakan gencatan senjata dua pekan oleh Amerika Serikat (AS) dan Iran juga kudu diberlakukan di Libanon.

Sebab menurut Wong, nan disampaikannya kepada radio Australian Broadcasting Corporation (ABC), bentrok nan sedang berjalan di Libanon berisiko membahayakan gencatan senjata tersebut.

Australia, dia melanjutkan menyerukan agar Hizbullah serta Israel mematuhi gencatan senjata tersebut. "Jika pertempuran terus bersambung di Libanon, perihal itu bakal membahayakan seluruh gencatan senjata di area tersebut," kata Wong.

Menlu Australia itu menyampaikan pernyataan tersebut setelah Israel melancarkan serangan udara secara luas di seluruh Libanon pada Rabu (8/4).

Dalam pernyataan berbareng nan dirilis pada Kamis awal hari di Australia, Wong dan para menlu dari Inggris, Brasil, Kolombia, Indonesia, Yordania, dan Sierra Leone menyerukan "penghentian segera" pertikaian di Libanon.

Pernyataan itu menyebut negara-negara penanda tangan sangat prihatin dengan memburuknya situasi kemanusiaan di Libanon, dan mengecam "sekeras-kerasnya" tindakan nan telah menewaskan pasukan penjaga perdamaian dan meningkatkan akibat nan dihadapi personel kemanusiaan di Libanon selatan. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia