Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

loading...

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menunda sistem pengelompokkan IGRS usai rentetan kejadian kebocoran info aset rahasia milik developer global. Foto: Gemini

JAKARTA - Reputasi tata kelola digital Indonesia sedang dipertaruhkan di mata dunia. Rentetan blunder dan celah keamanan fatal pada Indonesia Game Rating System (IGRS) akhirnya memaksa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah drastis: mengerem dan menunda seluruh proses pengelompokkan rating game secara nasional hingga pemisah waktu nan belum ditentukan.

Keputusan penundaan nan diumumkan pada Jumat (17/4/2026) ini menjadi reaksi atas skandal siber nan merugikan developer raksasa global.

Seperti diketahui, sistem IGRS—yang tadinya diwajibkan bagi seluruh developer game baik lokal maupun asing untuk menentukan batas usia pemain—justru menjadi pintu bocornya aset-aset berbobot triliunan rupiah.

Kasus nan paling menyita perhatian bumi adalah bocornya cuplikan ending dari game tindakan spionase James Bond 007: First Light besutan IO Interactive, serta cuplikan segmen dari Echoes of Aincrad milik Bandai Namco.

Lebih parah lagi, kejadian ini dikabarkan mengekspos ribuan alamat email milik para developer game lintas negara. Ini memalukan nama Indonesia di mata dunia. Terutama Komdigi.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyampaikan bahwa keputusan penundaan ini diambil langsung berasas pengarahan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid.

“Sambil menunggu semua proses investigasi dan pertimbangan selesai, kami memutuskan untuk menunda sementara proses rating IGRS secara keseluruhan. Langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa ke depan sistem IGRS dapat melangkah lebih kuat, lebih kredibel, dan dapat dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan," tegas Sonny di Jakarta.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews