Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 26 rumah rusak dan lebih dari seratus orang terdampak usai dua desa di Aceh Tenggara diterjang banjir bandang.
Banjir bandang menerjang Desa Lawe Tua Gabungan dan Desa Lawe Tua Makmur di Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Debit air sungai bertambah setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak sore hari.
"Debit air sungai meningkat hingga membawa material berupa bebatuan, dan kayu gelondongan nan menyumbat jembatan," demikian keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti, Minggu (10/5) dikutip dari detikSumut.
Akibat sungai tersumbat, air serta kayu gelondongan dan lumpur meluap ke pemukiman penduduk hingga menutupi jalan nasional.
Akses Kutacane-Medan sempat lumpuh hingga Minggu pagi imbas banjir bandang tersebut.
Menurut Bahron, banjir bandang menyebabkan 4 rumah penduduk rusak berat, 15 rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan.
Pascakejadian, tim BPBD dikerahkan ke letak untuk melakukan pembersihan dengan menggunakan 1 perangkat berat.
Pada Minggu siang, akses jalan nasional saat ini sudah dapat dilalui, namun tetap licin lantaran jejak sisa lumpur. Pengendara diminta berhati-hati saat melintas.
"Air sudah mulai surut. Korban terdampak banjir 155 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," ujarnya
Foto: Alya Hendrahmi/CNNIndonesia
Banner Microsite Haji 2026
Baca buletin lengkapnya di sini.
(kid/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·