Banjir di Cipondoh Tangerang, 700 KK Terdampak

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Tangerang, CNN Indonesia --

Ratusan rumah di Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari 180 sentimeter, Selasa (5/5).

Banjir terjadi akibat intensitas hujan nan tinggi serta meluapnya Kali Bendungan Polor setelah mendapat kiriman air dari Bogor. Debit air nan terus meningkat kemudian melimpas ke permukiman penduduk nan datarannya lebih rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian penduduk memilih memperkuat di rumah untuk menjaga peralatan berharga, sementara lainnya memutuskan mengungsi lantaran ketinggian air terus bertambah.

Data sementara mencatat, ratusan rumah di tiga rukun penduduk (RW) terdampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 centimeter hingga 180 sentimeter.

Lurah Petir, Budi Wasono, mengatakan banjir berakibat pada ratusan kepala family di empat RW.

Sekitar 200 penduduk telah diungsikan dan seluruhnya dalam kondisi sehat.

"Sudah rutin banjir jika hujan deras, di wilayah kami nan terdampak banjir sekitar 700 KK dari tiga RW ialah RW 5,RW 6 dan RW 7," ujar Budi.

"Banjir lebih disebabkan tingginya debit air di Kali Bendungan Polor hingga melimpas ke pemukiman penduduk nan lebih rendah, dan sekitar 200 penduduk diungsikan ke sejumlah letak nan aman," tambahnya.

Salah satu warga, Heri, mengaku terpaksa mengungsi lantaran ketinggian air di rumahnya terus tinggi sejak Senin (4/5) malam.

"Air mulai masuk sekitar pukul 10 malam, memang dari sore intensitas hujan lumayan tinggi di sini," ujarnya.

Warga berambisi pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Tangerang segera mencari solusi permanen untuk mengatasi banjir nan kerap terjadi di wilayah tersebut.

(dod/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional