Ilustrasi(Dok Istimewa)
BADAN Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memperkuat sinergi dalam mendorong keterlibatan wanita sebagai bagian strategis dalam pembangunan nasional.
Kolaborasi lintas kementerian dan lembaga ini disampaikan dalam aktivitas bertema "Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kemandirian, dan Resiliensi Nasional dalam Memperkuat Kepemimpinan Perempuan nan Strategis dan Inklusif” nan digelar di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/4).
Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memastikan wanita tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam pembangunan.
"Jadi hari ini Bappenas bekerja sama dengan KemenPPPA, BNPB, dan di sini ada ekonomi kreatif, ada dari BKKBN, juga dari PU, gimana mensinergikan program-program itu berakibat kepada kepemimpinan perempuan, dan gimana strategis nasional untuk memastikan keterlibatan wanita terutama bisa menjadi bagian di dalam pembangunan," kata Veronica Tan.
Ia menambahkan bahwa kerjasama ini menekankan pendekatan lintas sektor dalam Kabinet Merah Putih, dengan mengedepankan sinergi antarprogram.
"Targetnya adalah gimana kita memonitor agar program-program dari PHTC nan ada, dari Sekolah Rakyat, dari makanan bergizi, dari ketahanan pangan, dan memandang situasi global, dan gimana partisipasi wanita terlibat sebagai subjek," ujarnya.
Dalam implementasinya, program kolaboratif ini juga menyasar penguatan ketahanan family dan organisasi berbasis perempuan. Salah satunya melalui pengembangan program ketahanan pangan family nan melibatkan petugas pangan lokal perempuan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pemberdayaan wanita melalui pengembangan kebun pangan lokal berbasis wilayah sebagai pintu masuk penguatan ekonomi perempuan. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·