Barcelona Tumbang akibat Boros Buang Peluang

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Barcelona Tumbang akibat Boros Buang Peluang Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski.(Dok. Fcbarcelona.com)

BARCELONA kudu bayar mahal ketidakefisienan mereka sendiri. Dominan sepanjang laga, Blaugrana kandas memaksimalkan kesempatan dan justru tumbang 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/4).

Kekalahan itu menempatkan tim didikan Hansi Flick di ujung tanduk. Barcelona tetap mempunyai kesempatan tetapi untuk membalikkan keadaan, mereka kudu menemukan kembali ketajaman.

“Kami sudah memberikan segalanya, tetapi hari ini kami tidak beruntung. Ini belum selesai. Kami bakal mencoba, kami bakal berjuang," kata Hansi Flick dikutip laman UEFA.

Secara permainan, Barcelona unggul nyaris di semua lini. Mereka menguasai ritme, menciptakan 24 percobaan ke gawang, dan menekan sejak awal.

Namun, efektivitas menjadi pembeda. Atletico nan lebih irit kesempatan justru tampil lebih tajam, mencetak dua gol dari sedikit kesempatan nan dimiliki.

Laga berubah arah hanya dalam hitungan menit menjelang turun minum. Pelanggaran Pau Cubarsi terhadap Giuliano Simeone nan awalnya berbuah kartu kuning berujung kartu merah setelah tinjauan VAR. Keputusan itu menjadi titik balik.

Julian Alvarez langsung memaksimalkan situasi lewat tendangan bebas nan tak bisa dijangkau kiper Barcelona. Dari situ, pertandingan bergeser.

Bermain dengan 10 orang Barcelona tetap menunjukkan reaksi positif di babak kedua. Mereka terus menekan, mencoba membongkar pertahanan Atletico nan semakin rapat. Marcus Rashford nyaris memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas nan membentur mistar sedangkan beberapa kesempatan lain kandas dikonversi menjadi gol.

Namun, justru saat Barcelona terus menyerang, Atletico menghukum lewat serangan efektif. Alexander Sorloth menyambar umpan rendah untuk menggandakan kelebihan tim tamu.

Secara statistik, kontras terlihat jelas. Atletico hanya mencatat tiga tembakan tepat sasaran nan dua di antaranya menjadi gol. Adapun Barcelona produktif dalam menciptakan kesempatan tetapi tumpul di depan gawang.

Kekalahan itu terasa ironis bagi Barcelona nan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah rangkaian hasil positif. Sebelum laga, mereka mencatat delapan kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan di markas Atletico di La Liga.

Tantangan berat menanti di leg kedua di Madrid pekan depan. Sejarah juga tidak sepenuhnya berpihak bagi Barca lantaran Atletico pernah dua kali menyingkirkan Barcelona di fase gugur Liga Champions.

"Semifinal mungkin terlihat jauh sekarang, tetapi kami bakal berupaya mencapainya. Kami punya kualitas, kami punya pemain nan bisa mengubah keadaan ini," ucap Flick. (Dhk/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia