Bareskrim Gandeng PPATK Usut Aliran Dana Judol Sindikat Hayam Wuruk

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Bareskrim Polri bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mencari aliran biaya hasil sindikat judi online (judol) jaringan internasional nan bermarkas di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra menyebut perihal tersebut dilakukan untuk mengungkap sosok bos alias dalang dari jaringan internasional itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tetap penelusuran lagi, pendalaman. Mohon waktu, ya, lantaran kita juga tetap koordinasi baik dengan PPATK maupun stakeholder mengenai lainnya," ujarnya kepada wartawan, Senin (11/5).

Wira menambahkan lewat penelusuran aliran biaya itu juga dapat terungkap sosok-sosok nan menjadi pemodal alias penyokong biaya hingga penyewa gedung untuk sindikat itu.

"Untuk melakukan penelusuran baik itu aliran biaya maupun sponsor daripada mereka alias pelaku nan mendatangkan ke sini," jelasnya.

"Termasuk melakukan penelusuran terhadap siapa nan menyewa, sponsor, dan nan menyediakan sarana dan prasarana bagi para pelaku," imbuhnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek markas gambling online nan dioperasikan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari beragam negara di Gedung Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5).

Dalam penyergapan itu polisi menangkap total 321 WNA dari beragam negara. Rinciannya, 57 penduduk negara China, 228 penduduk negara Vietnam, 11 penduduk negara Laos, 13 penduduk negara Myanmar, 3 penduduk negara Malaysia, 5 penduduk negara Thailand, dan 3 penduduk negara Kamboja.

Dari total nan ditangkap, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dijerat Pasal 426 dan alias Pasal 607 juncto Pasal 20 dan alias Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

(tfq/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional