
Baterai Ion Natrium Mulai Diuji Coba, Diklaim Tahan Api hingga Lebih Awet (Gizmochina)
JAKARTA - Produsen baterai dari China, CATL, mulai uji coba baterai ion natrium pada kendaraan penumpang. Baterai ion natrium itu diklaim mempunyai sejumlah kelebihan dibandingkan ion lithium, termasuk tahan api.
1. Uji Coba Baterai Ion Natrium
Sebelumnya, CATL telah meluncurkan baterai ion natrium di kendaraan komersial. Kini CATL mulai menggunakannya di kendaraan penumpang.
Melansir Gizmochina, Senin (2/2/2026), baterai ini berada di bawah merek baterai natrium CATL, Naxtra, nan sedang mempersiapkan pengetesan musim dingin publik di mobil penumpang.
Menurut laporan, model Oshan dari Changan termasuk nan pertama kali ikut serta dalam pengetesan ini. Mobil penumpang dari GAC dan JAC diharapkan bakal menyusul kemudian.
Fokus pada pengetesan musim dingin bukanlah kebetulan. Salah satu janji terbesar baterai ion natrium adalah keahlian nan andal dalam cuaca dingin ekstrem. Baterai ion litium, secara umum, condong kesulitan dalam kondisi seperti itu.
CATL secara resmi meluncurkan baterai ion natriumnya pada April tahun lalu. CATL menyatakan kepadatan daya 175Wh/kg, jangkauan listrik hybrid lebih dari 200km, dan jangkauan listrik murni melampaui 500km.
Baterai ini juga mendukung pengisian daya super sigap 5C dan mempunyai daya tahan hingga 10.000 siklus pengisian daya, nan menunjukkan masa pakai nan lama.
Perusahaan menyatakan baterai ion natriumnya telah lulus uji ekstrem seperti penetrasi jarum, penetrasi bor listrik, ekstrusi, dan apalagi pemotongan baterai tanpa terbakar alias meledak. Itulah argumen utama kenapa baterai ion natrium menjadi pilihan nan layak untuk kendaraan listrik (EV).
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·