Bawa Tempe Goreng dan Cerita Anak, Momen Hangat Istri Jenguk Gus Yaqut di Rutan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Momen Idul Adha 2026 terasa berbeda bagi istri mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Eny Retno. Tahun ini, dia tak bisa merayakan hari raya berbareng sang suami nan tengah ditahan di Rutan KPK.

Meski begitu, Eny tetap berupaya menghadirkan suasana hangat dengan menjenguk Yaqut berbareng anak-anaknya. Ia memastikan kondisi suaminya dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah Abah sehat di dalam,” ujar Eny kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).

Saat menjenguk, Eny membawa sejumlah makanan favorit Yaqut, salah satunya tempe goreng. Ia juga menyiapkan sayur, roti, dan kue kering untuk sang suami.

Namun, makanan unik Idul Adha seperti ketupat dan daging sengaja tidak dibawa lantaran Yaqut mempunyai penyakit GERD sehingga kudu menjaga pola makan, terutama menghindari makanan bersantan.

“Bapak enggak terlalu rewel soal makanan, hanya lantaran GERD-nya jadi kudu hati-hati,” katanya.

Kenang Momen Haji 2023

Dalam kesempatan itu, Eny juga mengenang perjuangan Yaqut saat mengurus penyelenggaraan haji 2023 ketika tetap menjabat Menteri Agama.

Ia mengaku tetap mengingat momen suaminya menangis setelah salat di Muzdalifah lantaran memikirkan banyaknya jemaah haji terlarangan nan menyulitkan pelayanan jemaah resmi Indonesia.

“Beliau sampai bilang, ‘Ya Allah, saya kudu gimana lagi?’,” tutur Eny.

Menurutnya, Yaqut saat itu bekerja keras melayani jemaah haji, apalagi ketika kondisi kesehatannya menurun. Karena itu, Eny berambisi segala kebaikan nan pernah dilakukan suaminya untuk para jemaah bisa menjadi penolong bagi Yaqut menghadapi persoalan norma saat ini.

“Semoga apa pun perihal baik nan pernah Abah lakukan untuk jemaah haji bisa menjadi wasilah penolong beliau,” ujarnya.

Saling Menguatkan di Rutan

Eny mengatakan, kunjungannya ke Rutan KPK bukan sekadar menjenguk, tetapi juga menjadi momen saling menguatkan. Obrolan mereka lebih banyak membahas anak-anak dan family agar Yaqut tidak terus memikirkan kasus nan dihadapinya.

“Kalau sama saya dan anak-anak, pasti ngobrol tentang keluarga, tentang Ibu. Jadi dibawa ke hal-hal nan menguatkan beliau,” katanya.

Kini, Eny hanya berambisi suaminya dapat segera kembali berkumpul berbareng family di rumah.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita