Ilustrasi(Dok Istimewa)
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menjalin kerja sama dalam program sedekah pendidikan. Sebagai langkah awal, biaya sebesar Rp600 juta diterima Baznas dari MUI untuk disalurkan kepada para korban musibah khususnya di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
Pimpinan Baznas RI, Idy Muzayyad, menyambut baik kerja sama nan terjalin antara Baznas dan MUI. Dana infak dari MUI ini, kata Idy, bakal disalurkan secara tepat sasaran kepada para penyintas musibah di 3 provinsi tersebut.
“Dana Rp600 juta ini bakal disalurkan untuk Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara dan kelak fokusnya untuk biaya pendidikan korban dan sekolah-sekolah di sana nan terdampak bencana,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (9/4).
Idy menuturkan, Baznas mempunyai tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) nan track record-nya sudah tidak diragukan lagi dan bersertifikasi internasional. MUI juga mempunyai Muslim Disaster Rescue, sehingga kerjasama ini menurutnya bakal berakibat positif dan mendatangkan kemaslahatan bagi umat.
“Jika Baznas Tanggap Bencana ini dikolaborasikan dengan tim Muslim Disaster Rescue milik MUI, ini bakal menjadi potensi nan luar biasa bagi kemaslahatan umat," tegas Idy.
Selain itu, menurut Idy, kerja sama ini sangat krusial untuk memperkuat legitimasi dan jangkauan dakwah dalam setiap tindakan kemanusiaan. Sehingga dia berharap, kerja sama ini tidak hanya sebatas pada program-program kebencanaan saja melainkan juga program-program lain nan ada di Baznas.
Sementara itu, Wakil Sekjen Bidang Bencana, Mabroer, mengatakan, kerja sama dengan Baznas dikemas dalam program “Sedekah Pendidikan”. Program ini secara unik menyasar anak-anak korban musibah dan lembaga pendidikan swasta seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) serta pesantren nan bukan milik negara sehingga seringkali kesulitan bangkit secara berdikari pascabencana.
“Bantuan ini memang tidak menyelesaikan masalah, tapi kita berambisi ini menjadi salah satu stimulan untuk masyarakat umum agar mereka tetap mendapatkan perhatian secara serius, lantaran sekolah-sekolah swasta di wilayah musibah ini sangat tidak berkekuatan beda dengan sekolah negeri ada intervensi dari negara,” jelas Mabroer.
Oleh lantaran itu, ujarnya, MUI berbareng Baznas bakal memberikan atensi secara unik sehingga sekolah-sekolah ini dapat segera bangkit dari keterpurukan pascabencana.
“Harapannya kelak berbareng Baznas ada tambahan-tambahan lagi dari bantuan nan ada dan segera disalurkan, sehingga kelak bisa segera dirasakan manfaatnya untuk anak-anak kita nan ada di wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat,” terang Mabroer. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·