Seperti nan telah kita tahu, belakangan ini cukup banyak klaim nan menyebut bahwa Windows 11 diam-diam menyusupkan Microsoft Edge ke dalam RAM apalagi sebelum pengguna membuka aplikasi apapun, apalagi ada nan mengaitkannya dengan penurunan performa hingga FPS gaming.
Namun apakah itu beneran sih? mari kita ulik lebih dalam.
Jadi, bisa dibilang memang Windows 11 menjalankan sebagian komponen Microsoft Edge di background melalui fitur berjulukan Startup Boost.

Nah fitur ini dirancang untuk mempercepat waktu buka browser nan mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pengguna Windows 11, sehingga ketika pengguna menjalankan Edge, prosesnya terasa lebih instan.
Secara default, fitur ini memang sudah aktif dan bisa Anda akses dari Edge Settings > System and performance > System, namun tentu jika Anda tidak suka, Anda bisa menonaktifkannya dengan sangat mudah dari laman tersebut.
Dengan kata lain, bisa dibilang bahwa dengan fitur ini Edge memang “sudah siap” di RAM sejak awal. Namun ini bukan sesuatu nan tersembunyi alias berbahaya, melainkan fitur resmi nan sudah lama ada.
Baca Juga : Microsoft Tingkatkan Kembali Performa Edge Chromium Dengan Startup Boost!
Apakah fitur ini membebani RAM?
Jawabannya iya namun tidak signifikan, lantaran biasanya Startup boost ini hanya menggunakan sebagian mini RAM dengan skala puluhan MB saja.
Jadi jika ada klaim nan mengatakan bahwa fitur ini “diam-diam menyantap RAM besar” sebenarnya terlalu dibesar-besarkan lantaran pengguannya tidak terlalu signifikan dan nyaris tidak terasa apalagi jika RAM nan terinstall sudah minimal 8 GB.
Kecuali jika rumor nan mengatakan bahwa Edge Kini Bisa Jalan Otomatis Saat Login Windows beneran terlaksana, maka ceritanya bakal berbeda lantaran alih alih melangkah di background dengan resource minimal, nantinya edge bakal langsung terbuka di foreground dan langsung menyantap banyak sumber daya browser utama.

Namun bagaimanapun penggunaan resource di Windows 11 ini memang bisa dibilang sangat rakus dan buruk, apalagi ketika system baru berjalan, dia sudah menyantap 3 GB + RAM, ditambah dengan fitur startup boost ini malah menciptakan respon negatif dari para pengguna.
Apalagi tidak semua pengguna itu menggunakan Microsoft Edge sehingga fitur seperti Startup boost memang tidak bakal digunakan sama sekali. Oleh lantaran itu, jika dirasa fitur ini membebani, pengguna disarankan untuk mematikannya dari laman Edge Settings.
Atau, jika Anda mau langkah manual, Anda bisa edit registry key berikut kemudian Buat DWORD baru berjulukan StartupBoostEnabled dan ubah value-nya menjadi 0.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Edge
Nah untuk pengguna aktif Microsoft Edge sih fitur ini saya rasa beneran membantu, lantaran waktu buka aplikasi jadi jauh lebih smooth dan lebih cepat, tapi gimana menurutmu? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·