Tangguh Yudha
, Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |18:47 WIB

Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia. (foto: okezone.com/IMG)
JAKARTA - Danantara Indonesia mengungkap peran strategis PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) nan dibentuk untuk memperkuat sistem perdagangan ekspor-impor nasional sekaligus mendukung pengelolaan devisa negara.
Chief Investment Officer Pandu Patria Sjahrir menjelaskan, pembentukan DSI merupakan penugasan langsung dari Presiden untuk memperkuat tata kelola ekspor nasional. Perusahaan tersebut dijadwalkan mulai beraksi efektif pada 1 Juni 2026.
“Danantara Indonesia ditunjuk oleh Bapak Presiden untuk memperkuat sistem perdagangan ekspor-impor dengan mendirikan PT Danantara Sumber Daya Indonesia alias disingkat DSI, nan bakal beraksi efektif per 1 Juni 2026,” ujar Pandu dalam konvensi pers di Wisma Danantara, Rabu (20/5/2026).
Pandu menjelaskan, DSI nantinya bakal menjalankan sejumlah kegunaan utama, mulai dari memperkuat transparansi dan sistem pelaporan perdagangan komoditas strategis, hingga memastikan seluruh transaksi melangkah akuntabel dan sesuai nilai pasar.
Selain itu, DSI juga bakal berkedudukan dalam mendukung pengelolaan devisa negara secara lebih optimal. Sebab, selama ini devisa hasil ekspor dinilai tetap belum optimal mendukung perekonomian nasional lantaran banyak biaya tersebut justru terparkir di luar negeri.
Pandu menambahkan, perusahaan tersebut sekaligus bakal melakukan konsolidasi info dan tata kelola ekspor guna meningkatkan efisiensi sektor perdagangan dan pengelolaan sumber daya alam.
“Bersama-sama kita bakal melakukan ini secara baik. Ini adalah one platform, multiple benefit. nan kita inginkan, jika bumi senang, Indonesia kudu lebih senang lagi,” kata Pandu.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·