Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster(ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin)
PELATIH Bhayangkara FC, Paul Munster, melayangkan pujian tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya setelah sukses membalikkan keadaan dalam laga sengit melawan Madura United. Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5), skuat berjuluk The Guardians tersebut sukses mengamankan kemenangan 3-1 meski sempat tertinggal lebih dulu.
Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi tuan rumah. Laga baru melangkah empat menit, gawang Bhayangkara FC sudah bedah melalui tindakan Jordy Wehrmann. Gol sigap tersebut sempat membikin ritme permainan Bhayangkara FC goyah dan kelebihan Madura United memperkuat hingga peluit turun minum dibunyikan.
Kebangkitan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Paul Munster melakukan penyesuaian taktis nan terbukti ampuh. Kebangkitan Bhayangkara FC dimulai pada menit ke-62 melalui gol Ryo Matsumura. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik, di mana hanya berselang empat menit, Bernard Doumbia membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Kemenangan tuan rumah akhirnya dikunci oleh gol Moussa Sidibe pada menit ke-87.
Munster mengakui bahwa performa timnya di babak pertama jauh dari kata memuaskan. Namun, dia sangat terkesan dengan respons nan ditunjukkan para pemain di paruh kedua.
"Saat jeda, kami berbincang sedikit tentang beberapa situasi taktis, dan kemudian kami melakukan comeback untuk menang 3-1. Jadi, ini bagus untuk mental, kembali meraih tiga poin," ujar Munster dalam sesi konvensi pers usai laga.
Ringkasan Pertandingan: Bhayangkara FC vs Madura United
| Skor Akhir | 3 - 1 |
| Pencetak Gol Bhayangkara FC | Ryo Matsumura (62'), Bernard Doumbia (66'), Moussa Sidibe (87') |
| Pencetak Gol Madura United | Jordy Wehrmann (4') |
| Lokasi Pertandingan | Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung |
| Posisi Klasemen | Peringkat 7 (50 Poin) |
Evaluasi Lini Belakang
Meski puas dengan hasil akhir, Munster tidak menutup mata terhadap kelengahan lini belakang nan menyebabkan gol sigap lawan. Ia menegaskan bahwa pertimbangan tetap bakal dilakukan agar kesalahan serupa tidak terulang di sisa kompetisi.
"Saya sangat marah dan kecewa bakal perihal itu (gol sigap lawan), tetapi itu sudah terjadi. Kami bakal mengatasinya. Kami mengevaluasi setiap pertandingan, baik itu menang, kalah, alias seri," tegas pembimbing asal Irlandia Utara tersebut.
Kemenangan ini sangat krusial bagi Bhayangkara FC nan sekarang mengoleksi 50 poin dan bertengger di ranking ketujuh klasemen sementara. Dengan dua pertandingan tersisa musim ini, Munster berambisi tren positif ini terus berlanjut.
"Semoga kami bisa perlahan kembali naik di klasemen. Sekarang tersisa dua pertandingan lagi, kami bakal memberikan nan maksimal dan selalu konsentrasi pada tiga poin," pungkasnya. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·