BNPB Duga Ada Kelalaian Pegiat Wisata Abai Penutupan Gunung Dukono

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada dugaan kelalaian pegiat wisata nan diduga mengabaikan pemberitahuan penutupan area wisata pendakian Gunung Dukono, Maluku Utara.

"Dari hasil obrolan sementara antar instansi, terdapat dugaan adanya kelalaian dari pegiat wisata alias pihak nan tetap melakukan aktivitas pendakian meskipun telah terdapat pemberitahuan penutupan area wisata pendakian Gunung Dukono," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (8/5).

Muhari menyampaikan pemerintah pun terus melakukan pendalaman info guna memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, dia menyampaikan BNPB juga secara berkala bakal memantau aktivitas Gunung Dukono serta mengevaluasi tingkat aktivitas nan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi vulkanik di lapangan.

Muhari pun mengimbau seluruh masyarakat, visitor dan pendaki untuk tetap tenang sekaligus juga meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi pengarahan resmi dari pemerintah wilayah dan petugas PVMBG.

"Masyarakat di sekitar gunung juga diminta tidak beraktivitas dalam radius rawan nan telah direkomendasikan otoritas mengenai serta menggunakan masker andaikan terjadi hujan abu vulkanik," ucap dia.

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Jumat pagi pukul 07.41 WIT dengan ketinggian kolom abu mencapai 10 Km. Letusan ini dilaporkan dalam laman resmi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Akibat erupsi tersebut, BNPB juga melaporkan menyebabkan sedikitnya lima orang pendaki mengalami luka-luka dan saat ini tetap dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan

Terpisah, AKBP Erlichson Pasaribu menyampaikan sebanyak dua orang dilaporkan meninggal dunia.

"Berdasarkan info dari BPBD ada tiga korban, dua meninggal satu tetap hilang," kata dia ke CNN Indonesia.

Sementara itu, Erlichson menyampaikan untuk satu korban nan lenyap belum diketahui nasibnya, apakah dalam kondisi hidup alias meninggal dunia.

Selain itu, sebanyak 20 pendaki juga dilaporkan tetap terjebak.

"Jadi dilaporkan untuk pendaki ada 20 orang, 9 orang penduduk asing, sisanya adalah penduduk seputaran Maluku Utara," ujar dia.

Erlichson pun mengatakan petugas campuran bakal memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur pendakian agar tidak ada pendaki nan mendaki tanpa izin.

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan diimbau tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.

Selain itu, masyarakat sekitar Gunung Dukono diminta untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

(mnf/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional