Logo Eurovision 2026(thateurovisionsite.com)
AJANG kompetisi musik bergengsi, Eurovision Song Contest 2026, nan dijadwalkan berjalan di Wina, Austria, sekarang tengah didera gelombang boikot. Lima negara Eropa secara resmi menyatakan menarik diri dari kejuaraan tahun ini sebagai corak protes atas keikutsertaan Israel.
Berdasarkan laporan dari The Independent, kelima negara nan memutuskan untuk mundur adalah Spanyol, Irlandia, Islandia, Belanda, dan Slovenia. Langkah ini diambil sebagai sikap politik terhadap partisipasi Israel dalam arena nan berada di bawah naungan European Broadcasting Union (EBU) tersebut.
Meskipun diwarnai tindakan boikot, agenda kejuaraan tetap berjalan. Babak semifinal dijadwalkan berjalan pada Selasa (12/5) dan Kamis (14/5), sementara malam puncak alias babak final bakal digelar pada Sabtu (16/5). Israel sendiri bakal diwakili oleh Noam Bettan, seorang penyanyi sekaligus penulis lagu nan bakal membawakan karya berjudul Michelle.
Kontroversi dan Sejarah Partisipasi
Ketegangan politik dalam arena Eurovision bukanlah perihal baru. Rusia, misalnya, telah dilarang berperan-serta sejak 2022. Padahal, Rusia merupakan salah satu kontestan favorit nan pernah meraih kemenangan pada tahun 2008 melalui Dima Bilan dengan lagu Believe.
Di sisi lain, Israel mempunyai rekam jejak nan cukup kuat dalam sejarah kejuaraan ini dengan koleksi empat gelar juara. Kemenangan terakhir mereka diraih pada tahun 2018 melalui penampilan ikonik Netta Barzilai.
Berikut adalah ringkasan info historis kemenangan Israel di arena Eurovision:
| 1978 | Izhar Cohen & Alphabeta | A-Ba-Ni-Bi |
| 1979 | Milk and Honey | Hallelujah |
| 1998 | Dana International | Diva |
| 2018 | Netta Barzilai | Toy |
Kilas Balik Eurovision 2025
Eurovision 2026 diselenggarakan di Austria setelah keberhasilan penyanyi asal negara tersebut, Johannes Pietsch alias nan berkawan disapa "JJ", memenangkan kejuaraan tahun 2025 di Basel, Swiss. Lewat lagu Wasted Love, JJ sukses membawa pulang trofi kemenangan dan menjadikan Wina sebagai tuan rumah untuk jenis tahun ini. (Ant/Z-1)
Hingga saat ini, pihak European Broadcasting Union (EBU) belum memberikan pernyataan resmi tambahan mengenai mundurnya lima negara tersebut dari daftar peserta di Wina.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·