loading...
CEO Anthropic, Dario Amodei, membunyikan sirine ancaman tentang tsunami AI dan penumpukan kekayaan ekstrem nan terjadi di tangan segelintir raksasa teknologi. Foto: Reuters
JAKARTA - Sangat jarang seorang bos teknologi mengakui bahwa produk buatannya sendiri bisa membahayakan dunia. Namun, Dario Amodei, CEO Anthropic, justru melakukannya.
Di tengah ledakan pasar kepintaran buatan (AI) tahun 2026, dia merasa ketakutan memandang gimana kekuasaan dan kekayaan mendadak dikuasai oleh segelintir pihak saja.
Dalam siniar WTF Is, Amodei berbincang blak-blakan. "Ada ketidaksengajaan gimana beberapa orang akhirnya memimpin perusahaan nan tumbuh sangat sigap ini, dan tampaknya dalam waktu dekat, bakal menggerakkan begitu banyak sektor ekonomi," ujarnya.
Di 2026 AI bukan lagi sekadar perangkat ketik pintar, melainkan mesin nan bisa menggantikan kegunaan perusahaan.
Awal bulan ini, Anthropic merilis Claude Cowork, sistem dengan plug-in unik untuk industri penjualan dan keuangan. Lalu awal pekan ini mereka meluncurkan fitur tambahan untuk HRD dan perbankan investasi.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·