loading...
Apple dikenal sebagai produsen laptop mahal. Namun pada 2026, strategi itu berubah. Foto: Apple
SAN FRANSISCO - Melalui MacBook Neo, Apple menghadirkan laptop dengan nilai mulai USD599 alias sekitar Rp10,18 juta. Harga ini membikin banyak produsen laptop Windows terkejut.
Co-CEO Asus S.Y. Hsu apalagi menyebut kehadiran MacBook Neo sebagai “shock bagi industri PC.”
“Selama ini Apple selalu berada di segmen nilai tinggi. Ketika mereka merilis produk nan sangat terjangkau, tentu ini menjadi kejutan bagi seluruh industri,” kata Hsu dalam laporan finansial Asus.
Mengubah Peta Persaingan Laptop
Selama bertahun-tahun, Apple nyaris tidak pernah bersaing di segmen laptop murah. MacBook, dikenal sebagai laptop nan mahal dan premium. Menyasar konsumen seperti desainer, pekerja profesional, serta kalangan berduit.
Pasar “laptop murah” biasanya dikuasai laptop Windows dari beragam merek nan menggunakan prosesor Intel alias AMD.
Namun dengan nilai sekitar Rp10 juta, MacBook Neo sekarang langsung masuk ke segmen nan sama dengan banyak laptop Windows kelas menengah.
Menurut Hsu, seluruh ekosistem PC sekarang mulai membahas langkah menghadapi produk tersebut.
“Di dalam ekosistem PC, banyak obrolan tentang gimana bersaing dengan produk ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemain besar seperti Microsoft, Intel, dan AMD juga memantau perkembangan MacBook Neo.
Spesifikasi MacBook Neo
Meski lebih murah, Apple tetap membekali MacBook Neo dengan spesifikasi nan cukup modern.
Laptop ini menggunakan chip A18 Pro nan mempunyai CPU 6-core dan GPU 5-core. Ini menjadi Mac pertama nan menggunakan chip seri A, bukan prosesor M-series seperti MacBook Air alias MacBook Pro.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·