Pelatih Arsenal Mikel Arteta.(Instragram/@arsenal)
ARSENAL sekarang tinggal selangkah lagi mengakhiri puasa gelar Liga Primer Inggris selama 22 tahun. Pesta juara The Gunners bisa terjadi lebih sigap umpama Manchester City kandas menang saat bertandang ke markas Bournemouth pada pekan ke-37, Rabu (20/5) awal hari nqnti pukul 01.30 WIB.
Situasi klasemen membikin laga di Vitality Stadium kelak berubah menjadi pertandingan hidup-mati bagi City. Tekanan sekarang berada di pundak pasukan Pep Guardiola. Arsenal saat ini memimpin 5 poin di puncak klasemen usai menundukkan Burnley 1-0.
Artinya, hasil seri alias kekalahan bakal langsung menutup kesempatan pasukan Pep Guardiola mengejar Arsenal. Sebaliknya, kemenangan menjadi satu-satunya langkah City memaksa perebutan gelar berjalan hingga pekan terakhir.
Tekanan besar itu tidak luput dari perhatian pembimbing Arsenal, Mikel Arteta. Mantan asisten Guardiola tersebut apalagi terang-terangan mengaku bakal mendukung Bournemouth demi mempercepat pesta juara Meriam London. “Saya rasa sekarang semua orang mendukung Bournemouth lantaran kami tahu sungguh pentingnya pertandingan itu.”
Harapan Arsenal bukan tanpa alasan. Bournemouth sedang berada dalam performa impresif dan belum terkalahkan dalam 16 pertandingan Liga Primer. Tim racikan Andoni Iraola juga tetap menjaga kesempatan tampil di Liga Champions musim depan sehingga motivasi mereka dipastikan berlipat.
Di sisi lain, City datang dengan tekanan besar meski baru saja meraih trofi Piala FA. Guardiola kudu menjaga konsentrasi timnya di tengah berita kepergiannya pada akhir musim.
Meski berambisi support Bournemouth, Arsenal sejatinya tetap memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri. Jika bisa mengalahkan Crystal Palace pada laga terakhir musim ini, Arsenal dipastikan menjadi juara Liga Primer Inggris untuk pertama kali sejak 2004. (Dhk/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·