Jakarta, CNBC Indonesia - Kecelakaan tragis terjadi di Belgia pada Selasa (26/5/2026) pagi waktu setempat setelah sebuah kereta menghantam bus sekolah di sebuah perlintasan rel di wilayah Flanders utara. Empat orang, termasuk dua remaja, tewas.
Menurut laporan RTL TV, mengutip Menteri Transportasi Jean-Luc Crucke, para korban termasuk pengemudi bus dan seorang dewasa nan mendampingi para murid, kata Crucke. Dua orang lainnya juga mengalami luka parah, tambahnya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di desa Buggenhout, ketika sebuah minibus sekolah tertabrak kereta nan tengah melaju menuju stasiun berikutnya. Benturan keras membikin abdi negara dan petugas penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi.
Menteri Dalam Negeri Belgia Bernard Quintin mengaku sangat terguncang mendengar berita kecelakaan tersebut.
"Dengan rasa sangat sedih, saya mengetahui kecelakaan tragis di Buggenhout, di mana sebuah bus sekolah ditabrak kereta api. Pikiran saya berbareng para korban dan orang-orang nan mereka cintai. Saya berambisi mereka nan terluka diberi kekuatan," tulis Quintin melalui media sosial X.
Juru bicara operator jaringan rel Belgia, Infrabel, mengatakan tabrakan terjadi di sebuah perlintasan kereta di wilayah Flanders. Menurut dia, tumbukan antara kereta dan kendaraan sekolah berjalan sangat keras.
"Benturannya sangat dahsyat," kata ahli bicara Infrabel, Frederic Sacre, kepada AFP.
Ia menyebut akibat kecelakaan tersebut sebagai sesuatu nan "dramatis".
"Ini terjadi sekitar pukul 08.08 pagi ketika sebuah minibus ditabrak kereta nan semestinya berakhir di stasiun berikutnya, nan berjarak sekitar satu kilometer," ujarnya.
(luc/luc)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·