loading...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan kedua tangannya ke arah kamera dalam rekaman video di sebuah kafe dekat Jerusalem (15/3/2026). Foto: ST
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mau bumi percaya bahwa dia tetap segar dan bernapas. Tapi, nan dia suguhkan justru sebuah teka-teki digital nan janggal.
Pada Minggu (15/3/2026), sebuah video singkat diunggah ke akun resmi X miliknya. Di sana, dia menyeruput kopi di sebuah kafe di pinggiran Jerusalem sembari melempar kelakar sarkastis: “Saya rela meninggal demi kopi.”
Meski demikian, alih-alih meredam rumor kematiannya, video tersebut justru memperkuat kecurigaan bahwa sang pemimpin mungkin telah digantikan oleh algoritma deepfake.
Di tengah eskalasi perang melawan Iran nan memasuki minggu ketiga, kehadiran bentuk seorang pemimpin adalah segalanya.
Namun, netizen tahun 2026 bukanlah audiens nan mudah dikelabui. Bak seorang detektif, mereka ramai-ramai menemukan banyak kejanggalan dalam video tersebut. Mulai tanggal nan tidak cocok hingga anomali fisik. Ini, nan membikin mereka percaya bahwa video tersebut adalah buatan Artificial Intelligence (AI).
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·