Candi Plaosan: Satu Kompleks, Dua Sisi

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Candi Plaosan Lor dari pintu masuk. (21/04/2026) Dok : Pribadi

Jika kita mendengar Candi Prambanan, orang langsung mengerti jika itu suatu kompleks candi nan besar dan megah. Susunan kawasannya jelas dan semuanya terlihat menyatu. Nah, beda sama Candi Plaosan nih. Candi Plaosan termasuk ke salah satu candi hidden gem lhoo, padahal jika kita telisik lebih dalam rupanya kompleks percandian ini terletak tidak jauh dari area kompleks Candi Prambanan. Banyak visitor malah bingung saat pertama kali datang ke sana lantaran Plaosan seperti terbagi menjadi dua bagian nan cukup jauh: Plaosan Lor dan Plaosan Kidul.

Ironisnya, tidak sedikit visitor nan hanya tahu kompleks Candi Lor. Padahal di area selatan terdapat kompleks Candi Kidul. Melpah Yenesi, visitor asal Bengkulu nan sedang berekreasi di area candi ini pun tidak mengetahui bahwa candi tersebut terbagi menjadi dua area “Nggak, taunya satu… rupanya luas kan.” Ujarnya. Beliau baru mengetahui info ini saat berada di area Candi Plaosan. Oleh karenanya, terbukti bahwa kurangnya info visitor seputar kompleks percandian ini.

Padahal menurut penjelasan dari bapak Nuriyanto selaku pemandu wisata di lokasi, Plaosan Lor dan Plaosan Kidul sebenarnya tetap termasuk dalam satu kompleks candi nan sama. Jalan nan sekarang membelah kedua area itu baru muncul seiring perubahan zaman. Jadi, kesan “dua kompleks” nan terlihat hari ini sebenarnya lebih lantaran perubahan lingkungan dari waktu ke waktu.

Dari kedua kompleks itu, Plaosan Lor lah nan paling diminati pengunjung. Di sini terdapat dua candi induk kembar nan menjadi karakter unik utama Candi Plaosan, bangunannya juga tetap cukup utuh komplit dengan stupa dan juga area ini dikelilingi oleh ratusan candi perwara nan sedang dalam tahap pemugaran, kemudian pada area Lor arsitektur di kekuasaan oleh kepercayaan Buddha nan kuat. Karena tampilannya nan lebih megah, visitor biasanya lebih tertarik singgah di area ini.

Candi Plaosan Lor terlihat dari kejauhan (21/04/2026). Dok : Pribadi

Sementara itu, suasana Plaosan Kidul jauh lebih sepi. Banyak bagian candi sudah berupa reruntuhan, area nya tergolong lebih sempit jika dibandingkan dengan bagian Lor. Bahkan, visitor tidak sadar jika area itu tetap termasuk bagian dari kompleks Plaosan.

Menariknya lagi, pak Nuriyanto menjelaskan bahwa Plaosan Kidul diduga dulu sebuah area keputren alias area unik wanita dalam lingkungan candi. Walaupun belum ada bukti tertulis nan betul-betul jelas, perihal ini cukup sering disampaikan kepada visitor lantaran dianggap cocok dengan pembagian ruang di area Plaosan. Candi induk di Plaosan Lor mempunyai arsitektur Buddha nan kuat, sedangkan di Plaosan Kidul terlihat bahwa adanya akulturasi Hindu-Buddha nan terlihat pada arsitektur Plaosan Kidul.

Kawasan kompleks Plaosan Kidul. (21/04/2026) Dok : Pribadi

Adapun kegunaan dari gedung Candi Plaosan Lor sendiri adalah sebagai tempat pemujaan, meditasi dan tempat ibadah kepercayaan Buddha. Sedangkan kegunaan dari Candi Plaosan Kidul hanya sebagai kompleks gedung pendukung alias melengkapi aktivitas spiritual di Kompleks Candi Plaosan serta diperuntukkan untuk tempat tinggal para pendeta.

Candi Plaosan sendiri dibangun sekitar abad ke-9 Masehi pada masa Wangsa Syailendra. Keberadaannya berangkaian dengan Pramodawardhani, putri Raja Samaratungga, nan disebut dalam Prasasti Sri Kahulunan tahun 842 M. Menurut R. Soekmono dalam Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2, Plaosan termasuk dalam perkembangan candi Buddha Jawa Tengah pada masa klasik.

Meski dikenal sebagai candi Buddha, Plaosan juga mempunyai hubungan kuat dengan budaya Hindu. Hal ini berangkaian dengan hubungan antara Wangsa Syailendra nan bermotif Buddha dan Wangsa Sanjaya nan bermotif Hindu. Oleh lantaran itu, Plaosan sering dianggap sebagai simbol akulturasi budaya dan kepercayaan pada masa Jawa Kuno.

Reruntuhan candi di area Lor untuk proses pemugaran. (21/04/2026) Dok : Pribadi

Jika Prambanan terkenal lantaran kompleks candinya nan tinggi, megah, dan dalam satu area besar, Plaosan justru salah satu candi nan sangat unik, di sini kita bakal dimanjakan oleh candi-candi Perwara nan gagah, lampau dengan adanya kompleks Candi Lor dan Kidul nan dipisahkan oleh pemukiman penduduk dan jalan. Oleh karena itu, area Plaosan pada masa lampau kemungkinan jauh lebih luas dari nan terlihat sekarang. Bahkan, kompleks ini disebut-sebut bisa lebih megah dari Prambanan jika dilakukan penggalian lebih lanjut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan