Terinspirasi dari sosok dalam kehidupan nyata adalah perihal nan biasa dalam pembuatan sebuah karakter animasi. Tak hanya kemiripan fisik, seringnya kreator animasi juga bisa mengambil inspirasi dari nilai-nilai, semangat, hingga sifat dari seseorang. Ini dilakukan untuk memberikan pendalaman karakter, emosi, hingga kepercayaan pada si karakter nan diciptakan.
Nah, teknik ini nan diterapkan oleh Gilang Bhagaskara, Showrunner dan juga pembuat serial animasi Komarong garapan Infinite Studios Indonesia. Gilang mengambil inspirasi dari member grup K-Pop Hearts2Hearts (H2H), Carmen, untuk karakter Komang dalam serial lokal ini. Menurutnya, pemilihan Carmen sebagai sumber inspirasi berasal dari kesamaan asal, ialah keduanya sama-sama dari Bali.
“Karena sama-sama dari Bali, kami pikir Carmen dan Komang mempunyai semangat nan sama, ialah gadis Bali nan berani tampil di panggung dunia,” ujar Gilang saat dihubungi oleh kumparanWOMAN pada Selasa (26/5).
Gilang pun menegaskan bahwa mereka hanya mengambil inspirasi dari semangat dan karakter Carmen, bukan menggunakan wajahnya untuk menjadi model dari karakter Komang.
“Secara visual kami tidak ada menggunakan Carmen sebagai referensi alias model. Sebab kami mengerti betul—meskipun kami sangat ingin—tapi itu merupakan pelanggaran kewenangan cipta. Sebab Carmen juga berada dalam naungan SM Entertainment,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Carmen menjadi gadis Bali nan cukup menginspirasi di bumi pop culture Indonesia maupun global. Oleh lantaran itu, Gilang dan rekan-rekannya memutuskan untuk membawa semangat Carmen ke dalam jiwa Komang dalam serial animasi ini. "Harapannya Komang ini bisa meneruskan semangatnya (Carmen) di bumi animasi," ujar Gilang.
Serial nan tayang di televisi lokal ini mengisahkan tentang perjalanan Komang membantu Barong dalam menelusuri candi-candi Nusantara untuk mengumpulkan sisa kekuatan. Dalam animasi ini, Komang digambarkan sebagai karakter periang, blak-blakan, dan pemberani.
Secara visual, Komang tampil dengan rambut hitam dikepang. Ia mengenakan busana dengan sentuhan budaya Bali, melalui kain merah nan dililit di pinggang, dan aksesori seperti hand cuff berbentuk barong. Rambutnya juga dihias aksesori nan kerap dipakai wanita Bali.
Gimana Ladies, Anda sudah menonton serial animasi ini?
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·