
Ramon Tanque dan Mellyana Rompies. (Foto: Okezone)
PELATIH pilates alias pilates instructor bintang Persib Bandung, Ramon Tanque, ialah Mellyana Rompies B.Eng, dalam program Morning Zone di Youtube Okezone berbagi cerita soal pengalamannya menangani sang pesepakbola bintang itu. Dia beberkan porsi latihan untuk Ramon hingga serba-serbi di kembali momen berlatih tersebut.
Ya, diketahui, Ramon Tanque belakangan kerap unggah momen tengah berlatih pilates. Dia turut masukkan pilates dalam porsi olahraganya guna membikin tubuh makin segar dan performa apik saat bertanding.

1. Ramon Tanque Latihan Pilates
Mellyana pun bercerita awal mula menjadi pembimbing pilates Ramon Tanque. Dia mengaku sebenarnya Ramon bukanlah pesepakbola pertama nan dilatihnya.
Ada beberapa nama lain nan juga pernah ditangani, termasuk Gustavo Franca kala tetap berlindung di Persib Bandung. Untuk skuad Persib saat ini, dia pun pernah turut melatih Patricio Matricardi.
“Sebenarnya saya disclaimer dulu, jika atlet nan datang ke kita itu nggak hanya Ramon saja, ada juga Patricio Matricardi. Mereka juga aktif ikut latihan,” ujar Mellyana dalam program Morning Zone.
Sebetulnya season tahun lalu, saya sempat ngelatih Gustavo (Franca). Gustavo nan pertama. Nah, setelah ngelatih Gustavo, dan rupanya performanya cukup baik, ada peningkatan. Setelah itu ketika ada atlet-atlet lain nan mau pilates, dia juga direkomendasikan ke kita. Jadi dari musim lampau ya sebetulnya,” lanjutnya.
Menurut Mellyana, kehadiran atlet asing tersebut bermulai dari kebutuhan mencari metode latihan tambahan di luar program klub. Sebab, pilates memang terbukti bisa tingkatkan performa atlet.
Salah satu tantangan dalam melatih atlet luar negeri tentunya komunikasi. Namun, perihal ini dapat diatasi Mellyana dengan baik lantaran pembimbing mempunyai keahlian berkata Inggris nan baik.
“Awalnya atlet internasional datang lantaran kita bisa komunikasi dalam bahasa Inggris. Jadi lebih lezat untuk koordinasi,” tambahnya.
2. Proses Latihan dari Assessment
Mellyana pun mengungkap bahwa setiap atlet nan datang tidak langsung mengikuti program nan sama. Mereka terlebih dulu menjalani proses pertimbangan alias assessment untuk mengetahui kondisi tubuh masing-masing.
“Mungkin untuk bikin programnya itu, setiap atlet nan datang pasti kita bakal assessment dulu. Dia butuhnya apa?” tutur Mellyana.
“Misalkan dia riwayat cederanya di mana? Misalkan riwayat cederanya di ankle, alias di lutut, alias di lower back, di panggung. Jadi kita sesuaikan latihannya untuk membikin dia lebih better,” sambungnya.
Pendekatan ini krusial agar latihan pilates betul-betul memberikan faedah maksimal. Dengan begitu, kondisi bentuk pemain tak menjadi makin buruk.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·