Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 22 Mei 2026 |12:05 WIB

BTN merilis skema angsuran rumah susun (rusun) subsidi di area Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. (Foto: Okezone.com/KAI)
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) merilis skema angsuran rumah susun (rusun) subsidi di area Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Skema ini dibuat menyusul kebijakan pemerintah nan memperpanjang tenor angsuran rumah susun subsidi menjadi maksimal 30 tahun dengan kembang tetap sebesar 6 persen.
Deputy Subsidized Mortgage Division BTN, Umi Hardinajati, mengungkapkan simulasi angsuran untuk unit satu bilik tidur dengan nilai Rp500 juta dapat dicicil sekitar Rp2,9 juta per bulan.
"Untuk nan Rp500 juta, nan one bedroom dengan jenis luas maksimal 45 meter persegi, duit muka 1 persen tadi Rp5 juta, sehingga plafon angsuran teman-teman Rp495 juta. Tadi saya bilang suku kembang 6 persen fixed selama 30 tahun. Jadi jika tenornya 30 tahun, suku kembang 6 persen itu teman-teman cukup bayar angsuran per bulannya Rp2,9 juta, fixed selama 30 tahun," ungkapnya, Jumat (22/5/2026).
Ia mengatakan pemerintah juga memperluas ketentuan luas gedung rumah susun subsidi dari sebelumnya 21-36 meter persegi menjadi 21-45 meter persegi.
Adapun syarat pengajuan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), calon pembeli diwajibkan belum pernah mempunyai rumah atas nama pribadi serta belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·