Tangguh Yudha
, Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |19:00 WIB

BEI (Foto: Okezone)
JAKARTA - Danantara Indonesia membuka kesempatan untuk masuk sebagai pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan rencana demutualisasi bursa. Namun hingga saat ini, besaran modal dan porsi kepemilikan nan bakal diambil Danantara tetap belum ditetapkan.
CEO Danantara Indonesia nan juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pihaknya tetap perlu mempelajari terlebih dulu persentase kepemilikan saham BEI nan bakal diambil.
"Mengenai demutualisasi kami tentunya bakal mempelajari terlebih dulu berapa persen nan kita mau masuk, dan kriteria-kriterianya, pada saat kami masuk dan berinvestasi," kata Rosan saat dijumpai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (1/2/2026).
Rosan menjelaskan, kajian tersebut juga bakal mempertimbangkan praktik kepemilikan bursa di beragam negara. Menurutnya, porsi kepemilikan pemegang saham di bursa dunia sendiri sangat bervariasi.
"Dan kami lihat juga kan nyaris di semua bursa lainnya di bumi ini ada nan 25 persen, ada nan 35 persen, ada nan 30 persen ada nan lebih dari itu, ya tapi tentunya kami bakal lihat," lanjutnya.
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·