Dasco hingga Rosan Sidak Bursa di Tengah Pelemahan IHSG

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Dasco hingga Rosan Sidak Bursa di Tengah Pelemahan IHSG Ilustrasi(Antara)

WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad berbareng CEO Danantara Rosan Roeslani dan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (19/5). Kunjungan tersebut dilakukan di tengah anjloknya indeks nilai saham campuran alias IHSG dalam beberapa hari terakhir.

Dalam kunjungan itu, Dasco mengatakan dia banyak berbincang perihal gimana memperkuat kepercayaan penanammodal global, hingga upaya untuk terus menumbuhkan penanammodal retail.

“Kami mendengarkan paparan dari pengelola bursa, gimana mereka menyempurnakan regulasi-regulasi nan bisa meyakinkan dan juga membikin para penanammodal lokal merasa nyaman, sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan penanammodal lokal alias retail terus bertambah,” ungkap Dasco.

Dengan esensial nan ada, dia percaya dan bursa di Indonesia bakal semakin kuat ke depan. “Mudah-mudahan kita bakal memandang hasilnya setelah tanggal 29 ini, semua nan dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini bakal membuahkan hasil,” ujar Dasco.

Ia pun berterima kasih untuk kerja keras dari dewan bursa maupun OJK nan beberapa hari ini telah bersusah-payah menghadapi situasi pasar dunia maupun dinamika di dalam negeri.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengapresiasi OJK dan Bursa Efek Indonesia nan melakukan beberapa tindakan afirmatif dalam rangka terus menyempurnakan bursa menjadi lebih baik dan lebih transparan.

“Kalau kita lihat hari ini, besok, alias seminggu lagi, kan approach kita itu bukan harian, bukan bulanan. Approach kita itu jangka panjang. Saya sangat meyakini ke depannya dalam jangka panjang bursa kita bakal terus bertumbuh baik dari segi market kapitalisasinya, dari segi emitennya, dan juga dari investornya,” kata Rosan.

Menurutnya, kepercayaan penanammodal terlihat dari total penanammodal retail nan mencapai 27 juta alias meningkat dibanding tahun lampau nan 20 juta.

“Logikanya peningkatan ini terjadi kenapa? Karena penanammodal kita percaya bahwa bursa kita ini makin baik ke depannya dan promising. Kalau enggak mustinya number of investor bakal berturun,” paparnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menilai pelemahan IHSG dalam beberapa hari ini tetap sejalan dengan tren pelemahan bursa secara regional. Menurutnya, kondisi itu seiring dengan tensi geopolitik perang di Timur Tengah dan ekspektasi kebijakan moneter secara dunia nan diprediksi tetap bakal terus hawkish.

“Kami memandang banyak juga bursa-bursa lain nan turunnya juga malam lebih dalam. Kalaupun ada nan naik itu naik tipis pada hari ini,” kata Friderica.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG berada di area merah sebesar 6.599,213. Mengacu info RTI nan terekam hingga pukul 09.25 WIB, IHSG langsung turun sebanyak 23,417 poin setara 0,35% ke level 6.575,822.

Friderica menambahkan, pelemahan IHSG juga berangkaian dengan sentimen dari domestik pascakeputusan rebalancing dari MSCI pada 12 Mei waktu Amerika alias 13 Mei waktu Indonesia. Dan itu tetap berjalan hingga kemarin saat bursa dibuka kembali setelah libur beberapa hari.

“Namun jika kita lihat pelemahannya itu tetap moderat, ialah di 1,98% pada hari pertama pengumuman MSCI, dan juga kemarin di 1,85% di 18 Mei setelah libur panjang,” ungkap Friderica. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia