Awaludin
, Jurnalis-Minggu, 17 Mei 2026 |14:04 WIB

Demo BBM (foto: freepik)
KOMORO - Gelombang protes akibat lonjakan nilai bahan bakar di Komoro, berubah menjadi kerusuhan nan menewaskan satu orang pada Sabtu 17 Mei 2026. Korban tewas dalam bentrok antara massa dan abdi negara kepolisian di Pulau Anjouan.
"Seorang pemuda tewas tertembak saat awal hari setelah sekelompok penduduk diduga berupaya merebut senjata petugas nan tengah membersihkan jalanan di wilayah Mpage, Kota Anjouan," kata seorang pengadil setempat nan enggan disebutkan namanya, dilansir dari Aljazeera, Minggu (17/5/2026).
Kejaksaan Pulau Anjouan mengonfirmasi kejadian tersebut. Dalam keterangannya disebutkan bahwa peristiwa tragis itu juga menyebabkan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Kerusuhan dipicu kebijakan pemerintah nan meningkatkan nilai bahan bakar secara tajam pekan lalu. Harga solar apalagi melonjak hingga 46 persen.
Kenaikan itu memicu tindakan mogok dari sejumlah kelompok, mulai dari pengemudi truk, pemilik toko, hingga nelayan. Pemerintah setempat menyebut lonjakan nilai dipengaruhi akibat ekonomi bentrok AS-Israel dengan Iran nan mengguncang pasar daya global.
(Awaludin)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·