Denpom Buka Suara soal Warga Tertembak Saat Gerebek Pengoplos Gas

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah video viral di media sosial menarasikan seorang penduduk terkena tembakan dari personil TNI mengenai penyergapan tempat pengoplosan gas bersubsidi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam video viral itu korban dinarasikan mengalami luka di bahu.

Merespons video viral tersebut, Komandan Detasemen Polisi Militer III/1 Bogor Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (11/5) awal hari lampau ketika Pomdam Siliwangi menggerebek pengoplosan gas subsidi nan diduga dibekingi prajurit TNI AD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara soal berita penduduk tertembak, dia mengatakan terkena rekoset saat personil pomdam melepas tembakan peringatan. Korban telah dirawat, dan persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Adapun kasus pengoplosan gas dibekingi TNI AD itu, katanya, sekarang telah ditangani jejeran Pomdam Siliwangi.

"Yang pasti (kasus) itu sudah ditangani Pomdam Siliwangi di Bandung. Anggotanya pun (yang ada di letak saat kejadian), personil Satlak Lidpamfik Pomdam III/Siliwangi," kata Letkol Anggi, Rabu (20/5) dikutip dari detik.com.

Dia menerangkan peristiwa penyergapan pengoplos gas subsidi itu terjadi pada Selasa dini hari lalu.

Awalnya, kata dia, personil Pomdam III/Siliwangi menindaklanjuti laporan mengenai dugaan oknum TNI AD menjadi pelindung dari praktik pengoplosan gas.

Dia mengatakan, saat di lokasi, personil Pomdam Siliwangi mendapat perlawanan hingga dikeroyok warga.

"Singkatnya gini, jadi mereka (anggota Pomdam III/Siliwangi) ini dapat info dari masyarakat juga, dari jaringan juga, ada pengoplos gas subsidi diduga dibekingi oknum TNI AD, makanya (anggota Pomdam) langsung bergerak ke sana," kata Anggi.

"Begitu sampai ke sana, tiba-tiba masyarakat muncul keluar, dikeroyok lah mereka (anggota Pomdam)," sambungnya.

Anggi mengatakan personil Pomdam Siliwangi kemudian mengeluarkan tembakan peringatan lantaran merasa terdesak. Imbasnya, seorang penduduk terluka di bahu akibat terkena pantulan rekoset peluru milik personil Pomdam.

"Namun terdapat satu penduduk sipil nan terkena rekoset (pantulan) alias akibat dari tembakan tersebut pada bagian bahu sebelah kanan," kata Anggi.

Dia menjelaskan, korban nan terkena tembakan saat ini telah mendapatkan pengobatan di rumah sakit. Insiden itu juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Yang pasti sudah selesaikan kekeluargaan juga, sudah diobati juga, tanggung jawab juga personil TNI untuk masyarakat nan tertembaknya juga," kata Anggi.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional